Cek Fakta, Pemerintahan Jokowi Akan Serahkan Indonesia Kepada Tiongkok Karena Terlilit Utang

- 3 Juli 2020, 21:05 WIB
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) turut hadir dalam acara HUT Bhayangkara ke-74 di Istana Negara, Jakarta, Rabu 1 Juli 2020. Pada acara peringatan itu Jokowi bertugas sebagai inspektur upacara.* /Antara Foto / Sigid Kurniawan/

JURNAL PRESISI - Jagat Facebook kembali dihebohkan dengan berita viral tentang pemerintahan Jokowi terancam serahkan Indonesia pada Tiongkok karena hutang.

Berawal dari Sebuah akun Facebook Berita mengunggah video dengan judul “EKONOMI MAKIN HANCUR & TERLILIT UTANG, PEMERINTAHAN JOKOWI T3R4NC4M SERAHKAN INDONESIA Pada CHINA” yang bersumber dari kanal Youtube Rahasia Politik.

Dalam video disebutkan bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Indonesia Sri Mulyani sedang merinci utang untuk penanganan Covid-19 yang didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp1.289,3 triliun dan ditambah penarikan pinjaman Rp150,5 triliun.

Baca Juga: Suku Pedalaman Amazon di Brazil Tertular COVID-19 Justru Dari Aparat yang Membawa Bantuan Obat

Terkait utang Surat Berharga Negara yakni 221,4 trilliun sudah dipenuhi pemerintah dari hasil lelang penerbitan surat utang pandemi corona atau Pandemic Bond dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya artikel telah tayang di cirebon.pikiran-rakyat.com dengan judul "Cek Fakta: Benarkah Jokowi Terancam Serahkan Indonesia ke Tiongkok karena Terlilit Utang?"

Selain itu, disebutkan pula tentang pernyataan Presiden Joko Widodo tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih relatif baik sebab angka pertumbuhannya masih positif di tengah pandemi Corona.

Lebih kengkapnya, Jokowi juga merinci ekonomi Tiongkok turun 6,8 persen dari sebelumnya 6 persen, artinya selisih penurunan kinerja ekonominya mencapai 12.8 persen.

[SALAH] Video Ekonomi Makin Hancur & Terlilit Utang, Jokowi Terancam Serahkan Indonesia pada China
[SALAH] Video Ekonomi Makin Hancur & Terlilit Utang, Jokowi Terancam Serahkan Indonesia pada China .*/Mafindo

Halaman:

Editor: Eggy Awang

Sumber: Pikiran Rakyat Cirebon


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X