(One Piece, Chapter 987) Seringai Nekomamushi, Mode Sulong Suku Mink akan Ramaikan Pertempuran?

- 10 Agustus 2020, 15:03 WIB
Screencapture scene terakhir manga One Piece chapter 987 /

JURNAL PRESISI - Perang besar antara aliansi Bajak Laut Yonkou Kaidou dengan Yonkou Big Mom melawan keluarga Kozuki, samurai negeri Wano dan aliansi bajak laut Topi Jerami di Ark Wanokuni di Onigashima telah dimulai dengan suasana yang pecah.

Ke-delapan sarung tangan pedang Oden bersama-sama menghujamkan pedang ke arah tubuh kaido hingga membuat Kaidou terhempas diiringi dengan teriakan.

Kaido kini mulai ketakutan karena di tengah penyerangan tersebut muncul gambaran semangat dari Kozuki Oden di antara ke-delapan pedangnya sehingga luka di dada kanan Kaidou karena pedang Oden di masa lalu mulai terasa menyakitkan.

Baca Juga: Bupati Gresik dan Wakilnya Gelar Acara Besar-besaran Gowes Bareng di Tengah Pandemi, Reaksi Netizen?

Dan yap....Tubuh dengan julukan makhluk terkuat di Dunia One Piece tersebut akhirnya dapat dilukai untuk kedua kalinya dengan teknik Ryuo (sejenis bentuk haki khusus di negeri wano) yang pernah digunakan Oden untuk melukai Kaidou. 

Mengetahui pergerakan Luffy, Big Mom kemudian muncul dengan mengatakan dendam kesumatnya pada Luffy. Yap... salah satu tujuan Big Mom jau-jauh ke negeri Wano adalah untuk membunuh Luffy.

Sementara itu, Kaidou yang panik akhirnya bangkit kembali dengan merubah wujudnya dalam bentuk naga raksasa. Kini dia percaya apa yang ditakutkan Kurozumi Orochi dibalik bayang-bayang ke-sembilan sarung tangan Oden adalah kenyataan.

Baca Juga: Jelekan Nama Keluarga, Atta Halilintar Tuai Teguran Sang Paman

Seperti biasa, Mugiwara No Luffy yang tak punya rasa gentar akhirnya mengucapkan kata-kata dengan lantang bahwa “Aku datang untuk menghajar kalian semua !!! dan aku datang untuk perang besar-besaran!!!

Komandan Bajak Laut Binatang Buas kaget, di sela perkataan Luffy, samurai negeri Wano dan aliansi bajak laut Topi Jerami terlihat akan melakukan penyerangan dari belakang.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X