Angin Segar Mulai Menghampiri Nigeria, 53 Orang Korban Penculikan Akhirnya Dibebaskan

- 23 Februari 2021, 16:39 WIB
Anggota polisi dikerahkan setelah pria bersenjata menculik siswa dari sekolah Sains Pemerintah khusus laki-laki di Kankara, Nigeria /Reuters/Afolabi Sotunde/

JURNAL PRESISI – Kasus penculikan di Nigeria mulai menemui titik terang. Penculik telah membebaskan 53 orang, termasuk wanita dan anak-anak. Sementara puluhan lainnya masih tidak diketahui keberadaanya.

Dilansir dari Aljazeera, Geng kriminal di barat laut dan tengah Nigeria telah meningkatkan serangan dalam beberapa tahun terakhir, penculikan, pemerkosaan, dan penjarahan. Sebuah geng pekan lalu menangkap 53 orang, termasuk 20 wanita dan sembilan anak-anak, yang bepergian dengan bus milik negara di desa Kundu di Negara Bagian Niger.

"Saya senang menerima 53 orang penumpang bus yang diculik oleh bandit bersenjata seminggu yang lalu," ungkap Gubernur Negara Bagian Niger, Abubakar Sani Bello, dikutip dari Aljazeera pada 23  Februari  2021.

Baca Juga: Duet Beal-Westbrook Menggila, Wizards Tumbangkan Lakers di Masa Overtime

Tidak ada info mengenai, apakah uang tebusan telah dibayarkan atau belum. Tetapi perwakilan negara sebelumnya mengatakan mereka tidak akan membayar apapun.

"Kami menjalani satu minggu dialog, konsultasi, kerja keras dan malam tanpa tidur karena kami harus mengamankan pembebasan mereka dalam waktu sesingkat mungkin," kata juru bicara gubernur, Mary Noel-Berje.

“Penumpang bus yang dibebaskan menerima pemeriksaan kesehatan sebelum dipertemukan kembali dengan keluarga mereka,” tambahnya.

Baca Juga: 28 Tahun Berkarya, Duo Elektronik Asal Perancis 'Daft Punk' Resmi Berakhir

Dalam insiden lain terdapat kasus, 42 orang, termasuk 27 anak sekolah, diculik dari sekolah minggu lalu dan sampai sekarang masih belum ditemukan.

Lalu beberapa pria bersenjata menewaskan 10 orang dan menculik sedikitnya 23 orang lainnya dalam dua serangan terpisah pada pekan yang sama.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Aljazeera


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X