Parlemen Kanada Menegaskan Bahwa Perlakuan China Terhadap Muslim Uighur Merupakan 'Genosida'

- 23 Februari 2021, 20:30 WIB
Potret sekelompok wanita Uighur /Reuters/Rooney Chen/

JURNAL PRESISI – Parlemen Kanada telah mengeluarkan mosi tidak mengikat yang mengatakan perlakuan China terhadap minoritas Muslim Uighur merupakan genosida.

Dilansir dari Aljazeera, mosi tersebut mendapat dukungan oposisi Partai Konservatif, yang disahkan dengan suara 266-0 di House of Commons pada hari Senin 22 Februari 2021. Pemungutan suara tersebut diambil dengan keadaan Perdana Menteri Justin Trudeau dan hampir seluruh kabinetnya abstain.

Langkah itu juga diamandemen sebelum pemungutan suara untuk meminta Komite Olimpiade Internasional untuk memindahkan Olimpiade Musim Dingin 2022 dari Beijing.

Baca Juga: Negara Barat Beramai-ramai kirim Kapal Perang Ke Laut Natuna Utara, China Terkepung

“Lebih dari satu juta orang Uighur dan Muslim Turki lainnya berada atau telah berada di kamp. Kesaksian yang kami dengar dari para saksi dan penyintas sangat mengerikan,” kata pemimpin Partai Konservatif Erin O'Toole kepada wartawan setelah pemungutan suara, dikutip dari laman aljazeera.com pada 23 Februari 2021.

“Ada penderitaan nyata yang sedang terjadi di China. Ada genosida yang terjadi disana. Kami orang Kanada meskipun hanya sebagai pedagang bebas dan saya sangat bangga menjadi partai bebas, nilai-nilai kami tidak untuk dijual,"lanjutnya.

Para pembela hak asasi manusia dan pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa setidaknya satu juta Muslim dipenjara di kamp-kamp di wilayah barat Xinjiang yang terpencil di China.

Baca Juga: Bakal Akhiri Perang Panjang, Pembicaraan Perdamaian Antara AS dan Taliban Dilanjutkan di Doha, Qatar

China membantah pelanggaran dan mengatakan kamp-kampnya menyediakan pelatihan kejuruan dan diperlukan untuk melawan ekstremisme.

Juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin mengatakan pada hari Selasa, “bahwa mosi tersebut mengabaikan fakta dan akal sehat yang ada.”

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Aljazeera


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X