Guinea Memulai Kampanye Vaksin Ebola Saat Virus Mulai Terdeteksi

- 24 Februari 2021, 08:02 WIB
Seorang balita saat memjalani vaksinasi virus Ebola /Reuters/BAZ RATNER/

JURNAL PRESISI – Guinea memulai kampanye vaksinasi Ebola pada hari Selasa, berita tersebut disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Vaksinasi diluncurkan di Gouecke, komunitas pedesaan di prefektur N’Zerekore dimana kasus pertama terdeteksi pada 14 Februari.

Vaksinasi akan diberikan kepada petugas kesehatan pula sebagai garda terdepan serta fokus kepada orang yang melakukan kontak langsung.

Baca Juga: Parlemen Kanada Menegaskan Bahwa Perlakuan China Terhadap Muslim Uighur Merupakan 'Genosida'

“Vaksinasi menggunakan strategi cincin dimana semua orang yang telah melakukan kontak langsung dengan pasien Ebola yang dikonfirmasi diberikan vaksin serta petugas kesehatan,” kata WHO dikutip dari reuters.

Kemunculan virus menyebabkan pendarahan dan kegagalan organ serta virus menyebar melalui cairan tubuh.

WHO khawatir munculnya wabah Ebola akan membanjiri fasilitas kesehatan yang mana pada saat ini sedang memerangi pandemi.

Terakhir kali Guinea menghadapi wabah Ebola vaksin masih dalam tahap pengembangan.

Baca Juga: Bakal Akhiri Perang Panjang, Pembicaraan Perdamaian Antara AS dan Taliban Dilanjutkan di Doha, Qatar

Guinea memiliki pengalaman dan keahlian yang telah dibangun serta memiliki alat dan pengetahuan untuk menanggapi wabah ini.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X