Pandemi Covid-19 dan Budaya Patriarki Jadi Penyebab Utama Meningkatnya Kekerasan Terhadap Wanita di Fiji

- 24 Februari 2021, 13:57 WIB
Orang-orang duduk di dinding di Suva. Pandemi Covid-19 dan budaya patriarki telah memperburuk masalah kekerasan berbasis gender yang sudah berlangsung lama /Reuters/Lincoln Feast/

JURNAL PRESISI - Sebagian besar negara kepulauan Fiji dipaksa masuk aturan lock down dan jam malam nasional pada Maret tahun lalu ketika negara Pasifik Selatan itu mencatat kasus pertama Covid-19.

Tindakan cepat dan tegas para pembuat undang-undang tersebut berhasil membantu menahan penyebaran virus tersebut. Sehingga pihak pemerintah mendapat pujian internasional.

Namun di sisi lain, kebijakan tersebut telah membuat luka di negara kepulauan Fiji.

Kelompok masyarakat sipil mengatakan bahwa karantina wilayah dan lock down terbukti jauh lebih berbahaya bagi banyak wanita di negara itu daripada virus Covid-19 itu sendiri.

Baca Juga: MotoGP Berduka, Berjuang Hampir 2 Bulan Lawan Covid-19, Fausto Gresini Meninggal Dunia

Aktivis dan organisasi non-pemerintah melaporkan peningkatan yang signifikan dalam kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan sejak pandemi dimulai.

Di Fiji, tingkat kekerasan dalam rumah tangga sudah termasuk yang tertinggi di dunia.

“Ini (pandemi) jelas telah meningkatkan kekerasan terhadap perempuan dibandingkan dengan 2019 dan tahun lalu. Karena frekuensi dan intensitasnya telah meningkat. Kasus kekerasan semakin parah seperti pukulan dan tendangan yang selalu ada, penggunaan senjata seperti pisau dan kasus prostitusi paksa terhadap perempuan dan anak,” kata Shamima Ali, koordinator Pusat Krisis Wanita Fiji (FWCC), dilansir Jurnal Presisi dari situs Aljazeera.

Baca Juga: Pemain Golf Profesional, Tiger Woods, Alami Kecelakaan Tunggal di Los Angeles

Wilayah Pasifik menjadi rumah bagi hanya 0,1 persen dari populasi dunia, namun memiliki tingkat kekerasan tertinggi terhadap perempuan dan anak perempuan secara global.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Aljazeera


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X