Arab Saudi Gagalkan Upaya Pengeboman Houthi Lewat Rudal Balistik di Atas Kota Riyadh

- 28 Februari 2021, 20:00 WIB
Kingdom Tower yang berada di Kota Riyadh /Reuters/Ali Jarekji/

JURNAL PRESISI - Beberapa ledakan terdengar saat malam hari di atas ibu kota Arab Saudi, Riyadh. Ledakan itu ditandai dengan kilatan terang pada hari Sabtu, 27 Februari 2021, ketika koalisi militer pimpinan Saudi mengumumkan penggagalan serangan rudal yang dituduhkannya pada pemberontak Houthi Yaman.

Dilansir Jurnal Presisi dari laman Aljazeera, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, juru bicara koalisi pimpinan Saudi, mengatakan bahwa Houthi meluncurkan rudal balistik ke arah Riyadh dan tiga drone jebakan ke arah provinsi Jizan, serta beberapa percobaan lainnya menuju kota barat daya Khamis.

Tidak ada korban yang dilaporkan, meskipun pecahan rudal itu tersebar di beberapa lingkungan Riyadh, merusak setidaknya satu rumah. Hingga saat ini belum ada komentar langsung dari Houthi.

Baca Juga: Kelompok Bandit Bersenjata Bebaskan 27 Anak Laki-laki Korban Penculikan di Nigeria

Serangan itu terjadi ketika Arab Saudi menjadi tuan rumah kejuaraan Formula E di pinggiran kota Riyadh. Dalam acara itu, turut hadir juga Putra Mahkota, Mohammed bin Salman.

Al Ekhbariya menyiarkan rekaman dari ledakan di udara di atas kota Riyadh, dan pengguna media sosial juga memposting video, dengan beberapa menunjukkan penduduk menjerit ketika mereka menyaksikan ledakan berapi-api menembus langit malam. Tampaknya itu merupakan upaya penyadapan baterai rudal balistik. rudal balistik.

Al Malki mengatakan kelompok Houthi mencoba dengan cara yang sistematis dan disengaja untuk menargetkan warga sipil.

Baca Juga: Waspadai Virus Ebola, AS Tingkatkan Pemantauan Pendatang dari Gunea dan Kongo di Bandara

Kedutaan Besar AS di Riyadh mengeluarkan peringatan kepada orang Amerika Serikat, meminta mereka untuk tetap waspada jika terjadi serangan tambahan di masa depan.

Situs web pelacakan penerbangan menunjukkan beberapa penerbangan yang dijadwalkan mendarat di bandara internasional Riyadh dialihkan atau ditunda satu jam setelah serangan.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X