Menyoal Perempuan Belarusia, Dubes Inggris: Para Perempuan Ini Memimpin Panggilan Perubahan

- 13 Maret 2021, 20:23 WIB
ILUSTRASI Bendera Inggris, /Choirun nissa///*/PIXABAY
JURNAL PRESISI - Neil Bush selaku Duta Besar Inggris untuk Organization for Security and Co-Operation in Europe (OSCE) menyampaikan pandangannya terkait Belarusia berkenaan dengan perempuan di negara tersebut dalam prosesnya menuju demokrasi pada Kamis, 11 Maret 2021.
 
Ia menyampaikan, seperti yang dikutip dari pernyataan dalam situs pemerintah Inggris, bahwa perempuan menjadi pusat dalam gerakan perlawanan di Belarusia.
 
"Svetlana Tikhanovskaya mendaftarkan diri untuk maju sebagai Presiden Belarusia. Didukung oleh Maria Kalesnikava dan Veronika Tsepkala, para perempuan ini memimpin panggilan perubahan, dan menginspirasi orang lain untuk meminta perubahan demokratis melalui protes Women in White," ujarnya dalam pernyataan itu.
 
 
Ia melanjutkan dengan menyebutkan sejumlah nama perempuan yang dipersekusi oleh negara serta angka yang menunjukkan kekerasan pemerintah Lukashenka terhadap kaum perempuan
 
Ia mengatakan bahwa Inggris berkomitmen untuk mendukung kesetaraan jender di seluruh dunia, termasuk Belarusia dengan bekerjasama bersama organisasi di sana untuk memberikan peluang kepada perempuan
 
Ia juga mendesak pemerintah Belarusia untuk membebaskan mereka yang ditahan selama penangkapan demonstran anti-pemerintah Lukashenka dan memperbaiki situasi HAM-nya.
 
 
Belarusia masih menghadapi permasalahan politik yang kian memanas, dimana terjadi perlawanan terhadap kemenangan kembali Presiden Alexander Lukashenka pada Agustus 2020 lalu.***

Editor: Zaini Rahman

Sumber: gov.uk


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X