Kasus Corona di Brazil Mengkhawatirkan, Presiden Bolsonaro Didesak Mundur

- 25 Mei 2020, 13:10 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro memegang salinan halaman pertama koran Folha de Sao Paulo, saat meninggalkan Istana Alvorada, di tengah wabah virus corona (COVID-19) di Brasilia, Brazil, Selasa (5/5/2020). ANTARA/REUTERS/Ueslei Marcelino/hp/djo.

JURNAL PRESISI -  Kasus COVID-19 di Amerika Latin semakin mengkhawatirkan, khususnya di negara Brazil.

Brazil melaporkan 30 kematian baru akibat virus corona baru pada Senin, hari ini, 24 Mei 2020.

Dalam 3 hari terakhir sudah ada seribu lebih kematian akibat COVID-19 di negara yang terletak di Amerika Selatan tersebut.

Data dari Kementerian Kesehatan setempat mengatakan bahwa mereka sudah memiliki 22.746 kematian akibat Corona Virus Disease.

Baca Juga: FBI Tangkap Bill Gates Atas Tuduhan Penciptaan Virus Corona, Ternyata Klaim Yang Salah

Negara itu sekarang memiliki 365.213 kasus yang dikonfirmasi, menurut kementerian. Angka tersebut naik hampir 18 ribu jiwa dari Jumat (22/5), melampaui Rusia untuk menjadi pusat virus corona di dunia setelah Amerika Serikat.

Jumlah aktual kasus dan kematian diyakini lebih tinggi dari angka resmi yang diungkapkan oleh pemerintah, karena kapasitas pengujian negara terbesar di Amerika Latin itu masih tertinggal dan tidak mampu menampung banyak sampel pengujian.

Presiden sayap kanan Brazil Jair Bolsonaro telah dikritik keras karena penanganannya terhadap wabah.

Baca Juga: Gelombang Kedua COVID-19, 40 Warga Jerman Positif COVID-19 Ketika Ibadah di Gereja

Dua menteri kesehatan di kabinetnya mengundurkan diri di tengah desakannya untuk menentang langkah-langkah jarak sosial serta menganjurkan penggunaan obat-obatan yang tidak terbukti bermanfaat.

Halaman:

Editor: Ben Sihotang

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X