Cina Tetapkan Undang Undang Keamanan Nasional, Empat Negara Merasa Prihatin

- 29 Mei 2020, 15:45 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Zhao Lijian menghadiri konferensi pers di Beijing, Tiongkok 8 April 2020. /Reuters

JURNAL PRESISI - Sejumlah Negara seperti Inggris, Australia, Kanada dan Amerika Serikat menyatakan "keprihatinan mendalam". Pada keputusan Cina untuk memberlakukan Undang-undang keamanan nasional di Hong Kong pada hari Kamis 28 Mei 2020.

Pernyataan bersama terkait tangapan keputusan Cina. Ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne, Menteri Luar Negeri Kanada Francois-Philippe Champagne, dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Pompeo.

Pada hari Kamis Cina mengesahkan Undang-undang keamanan nasional baru untuk Hong Kong. Aturan tersebut terkait pengendalian wilayah semi-otonom setelah berbulan-bulan protes tahun lalu.

Baca Juga: Galaxy S20 Akan Meluncur September Tahun Ini, Dilengkapi Dengan Fitur Night Vision ala Militer

Sebelumnya artikel telah tayang di pikiran-rakyat.com dengan judul "Sejumlah Negara Langsung Bereaksi Setelah Tiongkok Sahkan Undang-undang Keamanan Hong Kong"
(Pikiran Rakyat/Abdul Muhaemin)

Pada sesi penutup Kongres Rakyat Nasional, badan legislatif terkemuka Cina, rancangan Undang-undang keamanan nasional Hong Kong secara resmi diadopsi.

Hong Kong, wilayah semi-otonomi di bawah Cina sejak 1997, tahun lalu menyaksikan protes menentang langkah untuk melegalkan ekstradisi ke daratan Cina.

Baca Juga: Dinner Mate, Drama Terbaru MBC! Reuni Couple Crash Landing on You Seo Ji Hye dan Kim Jung Hyung

Menjelaskan Hong Kong "benteng kebebasan," pernyataan itu menyatakan, komunitas internasional memiliki kepentingan yang signifikan dan sudah lama ada dalam kemakmuran dan stabilitas Hong Kong.

Halaman:

Editor: Eggy Awang

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

X