Korsel Kembali Lockdown, Begini Himbauan Dubes RI Untuk WNI

- 30 Mei 2020, 07:19 WIB
WARGA memakai masker untuk melindungi diri dari penularan virus corona (COVID-19) di Seoul, Korea Selatan, Rabu 25 Maret 2020.*

JURNAL PRESISI - Pemerintah Korea Selatan kembali memberlakuan lockdown di Seoul dan sekitarnya, setelah mengalami serangan gelombang kedua penularan COVID-19.

Karantina diberlakukan lagi mulai 29 Mei hingga 14 Juni 2020, setelah sebelumnya dilakukan relaksasi pada tanggal 6 Mei lalu.

Kebijakan itu dilakukan karena muncul klaster-klaster baru penularan COVID-19 yang berasal dari tempat hiburan malam di Distrik Itaewon, dan klaster yang berkaitan dengan pusat distribusi milik perusahaan Coupang yang berlokasi di Bucheon.

Duta Besar RI Umar Hadi mengimbau agar WNI yang berada di Korea Selatan, khususnya di Kota Seoul dan sekitarnya mematuhi aturan yang berlaku.

Baca Juga: Setelah Menerapkan New Normal, Kasus Covid-19 Melonjak Kembali di Korea Selatan

Salah satu kebijakan dalam pengetatan tersebut, yakni penundaan dan pembatalan semua rencana pertemuan publik yang melibatkan orang banyak.

"Saya berpesan khusus kepada pengurus-pengurus masjid dan mushala-mushala Indonesia di Seoul dan sekitarnya, dan juga pengurus gereja-gerja Indonesia agar memperhatikan imbauan ini," kata Dubes Umar Hadi dilansir dari Antara.

Selain itu, fasilitas-fasilitas umum di Seoul dan sekitarnya juga akan ditutup, termasuk tempat-tempat hiburan seperti karaoke, bar, bioskop, dan tempat hiburan malam. Dia pun meminta para WNI untuk juga tidak pergi ke restoran.

"Kantor-kantor diminta untuk menunjuk manajer karantina. Pekerjaan juga mulai lagi work from home atau jam yang fleksibel," ujarnya pula.

Baca Juga: Cina Tetapkan Undang Undang Keamanan Nasional, Empat Negara Merasa Prihatin

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X