Kerusuhan Unjuk Rasa di AS Meluas, Toko Dijarah, 2 Orang Demonstran Tewas

- 31 Mei 2020, 18:46 WIB
PARA pengunjuk rasa berkumpul di sekitar kantor polisi Minneapolis yang terbakar saat demonstrasi setelah seorang polisi kulit putih tertangkap video amatir menekan lututnya ke leher pria Afrika-Amerika George Floyd, yang kemudian meninggal di sebuah rumah sakit, di Minneapolis , Minnesota, Amerika Serikat 28 Mei 2020.* /ANTARA

JURNAL PRESISI - Aksi unjuk rasa warga Amerika yang marah atas tewasnya George Floyd akibat tindakan sewenang – wenang oknum polisi hingga saat ini masih berlangsung dan semakin meluas di Wilayah Amerika.

Unjuk rasa ini kini telah menimbulkan kerusuhan, penjarahan toko dan perusakan fasilitas umum.

Demonstrasi yang awlnya terjadi di Minneapolis, Minnesota, kini makin meluas ke 30 kota di AS.

Beberapa di antaranya termasuk San Fransisco dan Los Angeles di California; Portland di Oregon; Houston dan Dallas di Texas; Atlanta di Georgia; Richmond di Virginia; Phoenix di Arizona; New York dan Seattle di Washington; Virginia dan Charlotte di North Carolina.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago melalui pernyataan tertulis menginformasikan jika kerusuhan tersebut juga menelan korban jiwa, dua warga sipil tewas dan aparat polisi luka – luka. 

"Penjarahan terjadi di toko swalayan termasuk toko ponsel AT&T, toko peralatan olahraga Nike dan Footlocker, serta toko serba ada Macy's yang berada dekat lokasi unjuk rasa," terang KJRI Chicago Sabtu (30/5) Dilansir dari Antara.

Baca Juga: Donald Trump Temui Keluarga George Floyd Berbelasungkawa dan Minta Maaf

Dua warga sipil yang meninggal dunia itu merupakan pengunjuk rasa dari dua kota berbeda, yaitu Detroit dan Indianapolis.

Menurut pantauan KJRI Chicago, Kepolisian Detroit pada Sabtu siang (30/5) mengonfirmasi seorang pria berusia 21 tahun tewas akibat penembakan saat aksi massa berlangsung.

Sementara itu, kepala kepolisian di Indianapolis sempat mengumumkan tiga pengunjuk rasa tertembak dan satu di antaranya meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X