Istri Mendiang George Floyd Tak Kuasa Menahan Tangis Sambil Membacakan Tuntutan

- 3 Juni 2020, 17:48 WIB
BERBAGAI aksi protes warnai Amerika Serikat atas kematian George Floyd.*

 

JURNAL PRESISI - Aksi protes dan dukungan masyarakat yang dipicu atas meninggalnya George Floyd di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat sukses menggemparkan dunia.

Meninggalnya suami Roxy Washington sekaligus ayah dari sang putri,Gianna, masih meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga.

Lantas Roxie Washington pun menuntut keras keadilan atas kematian suaminya tersebut pada pemerintahan Amerika Serikat.

Di mata sang istri, Floyd merupakan ayah yang baik dan tidak pantas tewas telungkup di trotoar setelah seorang polisi Minneapolis menekan lehernya dengan lutut selama lebih dari delapan menit.

Baca Juga: Mendapatkan Suntikan Dana Baru, Facebook dan Paypal Jadi Investor Gojek

Dalam tuntutannya, Roxie Washington menginginkan keempat perwira yang terlibat dalam kematian Floyd mendapat hukuman yang setimpal atas pembunuhan ayah dari putri mereka, Gianna, yang baru berumur enam tahun.

"Gianna kehilangan sosok ayah. George Floyd tidak akan bisa melihat putrinya tumbuh dewasa. Saat kelulusan putrinya nanti, ia tidak akan bisa mengantar anaknya," kata Roxie Washington sambil berlinang air mata seperti dikutip dari NYTime pada 2 Juni 2020 melalui Pikiran-Rakyat.com.

Ketika Roxie menyampaikan pidato dan tuntutannya dalam konferensi pers singkat di Balai Kota Minneapolis, Selasa kemarin.

Artikel ini sebelumnya telah tayang dengan judul Istri Mendiang George Floyd Berderai Air Mata Sambil Bacakan Tuntutan

Halaman:

Editor: Ratri Ni'mah

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X