Inggris Siap Tampung Tiga Juta Penduduk Hong Kong Jika UU Keamanan Diberlakukan oleh Cina

- 4 Juni 2020, 07:45 WIB
POTRET Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.* AFP/File / Ben STANSALL

JURNAL PRESISI -  Konflik yang masih terus berjalan antara Cina dan Hong Kong sebagai dua negara satu sistem masih berlanjut.

Permasalahannya masih tetap mengenai undang-undang (UU) keamanan yang akan disahkan oleh pemerintah Cina di Beijing.

Sebelumnya Pemerintah Cina menegaskan kepada pihak asing untuk tidak mengintervensi permasalahan Cina.

Ini Permasalahan Internal menurut Menteri Luar Negeri Cina.

Di lain sisi, Inggris tidak ingin menghilangkan hubungan baik berdasarkan Sejarah antara Inggris dan Hong Kong.

Dilansir dari The Guardian, Perdana Mentri Inggris, Boris Johnson mengatakan bahwa Inggris tidak akan melupakan sejarah panjang hubungan kedua wilayah.

Inggris tidak punya pilihan selain menjunjung tinggi ikatan sejarah dan persahabatan kami dengan rakyat Hong Kong,” Ujar Perdana Mentri Inggris yang berasal dari Partai Konservatif Inggris tersebut.

Boris juga menekankan bahwasanya apabila Cina memberlakukan undang undang keamanan nasional. Pemerintah Inggris akan memberikan Izin pemegang paspor dari Hong Kong untuk datang ke Inggris.

"Jika Cina memberlakukan undang-undang keamanan nasionalnya, pemerintah Inggris akan mengubah aturan imigrasi dan mengizinkan pemegang paspor ini untuk datang ke Inggris." kata Boris.

Mereka bisa tinggal di Inggris dalam periode 12 bulan yang dapat diperbarui dan diberikan hak imigrasi lebih lanjut termasuk hak untuk bekerja yang akan menempatkan mereka pada rute menuju kewarganegaraan," ujar Boris seperti dikutip jurnal Presisi dari The Guardian.

Halaman:

Editor: Ben Sihotang

Sumber: The Guardian


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X