Rekaman Video Seorang Prajurit Sebelum Bunuh Diri, ‘Saya Meminta Bantuan Tapi Mereka Tak Mengerti’

- 28 Juni 2020, 15:10 WIB
SERSAN Korps Medis Angkatan Darat bertugas bersama SAS selama empat tahun dan dikreditkan karena menyelamatkan ratusan nyawa.* /Facebook

JURNAL PRESISI - Jamie Ferguson 36 tahun adalah seorang prajurit berpangkat Staf Sersan yang bertugas dalam pertempuran si Afganistan dan Irak.

Sebelas hari lalu Jamie bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri.

Aksi bunuh diri tersebut adalah yang ketiga kalinya terjadi di Pangkalan Militer Leuchars, Fife, dalam setahun.

Baca Juga: Ada di Game! Deretan SMG Ganas di Seluruh Dunia, Satu dari Indoneisa

Sebelum mengakhiri hidupnya, Jamie sempat membuat pesan video yang direkam oleh dirinya sendiri.

"Saya meminta bantuan tetapi tidak ada yang mendengarkan, mereka tidak mengerti," bunyi dalam video tersebut, dikutip dari situs The Sun melalui PikiranRakyat-Tasikmalaya.com.

Selama masa Lockdown, setidaknya 14 personel layanan dan veteran diyakini telah melakukan aksi bunuh diri.

Baca Juga: Dituduh Picu Aksi Amoral lewat TikTok, Penari Perut Mesir Dihukum Tiga Tahun Penjara

Istri Jamie 'Sammie' kemudian menuntut Kementerian Pertahanan (Dephan) dan Pemerintah untuk bertanggung jawab atas lonjakan bunuh diri tersebut.

“Kementerian Pertahanan itu menyangkal. Suami saya meminta bantuan tetapi dia diabaikan. Berapa banyak lagi prajurit dan veteran yang perlu mati? Perilaku Departemen Perindustrian adalah sebuah skandal dan Pemerintah harusnya malu pada dirinya sendiri," ujar ibu tiga anak itu.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Pikiran Rakyat Tasikmalaya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X