Haghia Sophia Kembali Dijadikan Masjid, Paus Fransiskus Mengaku Sangat Tertekan

- 12 Juli 2020, 23:14 WIB
Azan pertama kali berkumandang di Hagia Sophia setelah dialihfungsi menjadi masjid. /PIXABAY/Narya/

JURNAL PRESISI –  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengumumkan bahwa Hagia Sophia akan dikembalikan fungsinya sebagai Masjid dan Ibadah pertama akan diselenggarakan pada 24 Juli 2020.

Setelah sebelumnya pemerintahan Mustafa Kemal Ataturk membuat kebijakan pada tahun1934 yang megubah fungsi Hagia Sophia menjadi museum.

Hagia Sophia sebuah bangunan berusia 1500 selama ini dikenal sebagai bangunan bersejarah bagi Kekaisaran Kristiani Bizantium selama 900 tahun dan Kesultanan Muslim Ottoman selama 500 tahun.

Saat Kekaisaran Bizantium berkuasa di Istanbul bangunan itu merupakan katedral ortodoks Yunani, dan Kesultanan Ottoman mengubah Hagia Sophia menjadi Masjid.

Baca Juga: Kehamilan Tak Dikehendaki Meningkat karena Sulitnya Akses Alat Kontrasepsi Dimasa Pandemi Picu KDRT

Keputusan ini  ditentang oleh  sejumlah kelompok internasional termasuk UNESCO yang telah menetapkan Hagia Sophia sebagai warisan dunia.

Paus Fransiskus mengaku sangat tertekan atas keputusan ini,  sebab Hagia Sophia merupakan simbol kejayaan era Byzantium.

"Pikiranku pergi ke Istanbul. Saya sedang memikirkan Hagia Sophia. Saya sangat tertekan," kata Paus dalam reaksi pertama Vatikan terhadap keputusan yang menuai kritik internasional itu, dilansir dari Galamedia.Pikiran-Rakyat.com 12 Juli 2020.

Surat kabar Vatikan Osservatore Romano pada Sabtu (11/7/2020), membawa reaksi dari berbagai negara tentang keputusan pada Jumat (10/7/2020) mengubah Hagia Sophia dari museum kembali menjadi masjid, tetapi tanpa komentar.

Baca Juga: Bill Gates Tanggapi Penyebaran Obat dan Vaksin Covid-19 Harus Tepat Sasaran

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: Galamedia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X