Pertahanan Amerika Rapuh, Pesawat Nuklir AS Jadi Sasaran Empuk Tiongkok untuk Dihancurkan

- 24 Juli 2020, 12:51 WIB
Ilustrasi nuklir.* /pixabay

JURNAL PRESISI -  Laksamana Phil Davidson Komandan Komando Indo-Paisifik (Indopacom) Amerika Serikat (AS) nyatakan  Guam menjadi target empuk rudal jelajah dan balistik Tiongkok. Guam merupakan pangkalan pesawat-pesawat pembom nuklir AS.

Dalam peristiwa perang, Davidso mengatakan, militer Tiongkok dapat menargetkan wilayah pulau AS itu dengan rudal jelajah dan balistik.

Jika itu terjadi, maka senjata-senjata Beijing bisa saja menghapus Guam dari peta pangkalan utama Angkatan Udara AS untuk pesawat pembom dan jet tempur berat lainnya.

Baca Juga: Isu Bill Gates Memanfaatkan Covid-19, Pemasangan Chips untuk Memantau Pergerakan Manusia

Sebelumnya artikel telah tayang di galamedia dengan judul "Komandan Indo-Pasifik AS Akui Pangkalan Pesawat Pembom Nuklir AS Bisa Jadi Sasaran Empuk Rudal China"

Mata Davidson, Solusinya adalah memasang sistem pertahanan rudal Aegis Ashore di wilayah Guam.

"Aegis Ashore dapat berfungsi sebagai tulang punggung sistem pertahanan Tanah Air untuk wilayah ini," kata Davidson kepada wartawan, yang dilansir Forbes, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga: Cina Meluncur ke Planet Mars, Amerika Nyusul Minggu Depan

Guam yang berada di tengah Samudra Pasifik terletak 1.800 mil dari Tiongkok. Kepulauan itu cukup dekat dari daratan Asia yang berfungsi sebagai pangkalan pesawat pembom, tanker dan pesawat intelijen.

Namun, wilayah itu cukup jauh untuk menjadi sasaran yang sulit bagi semua musuh Amerika kecuali penyerang paling canggih.

Pangkalan Angkatan Udara Andersen di Guam sangat besar. Landasan pacu yang panjang dan "celemek" yang luas dapat menampung ratusan pesawat.

Baca Juga: Potret Persiapan Jelang Shalat Jum'at Pedana di Hagia Sophia, Erdogan Juga Undang Pemimpin Dunia

Perencana militer Tiongkok tentu sangat menyadari nilai pangkalan itu bagi Amerika Serikat. Mereka telah menghabiskan waktu puluhan tahun mencari cara untuk menyerangnya.

Saat ini, Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China memiliki rudal balistik DF-26 dengan jangkauan 2.500 mil yang dapat menghantam Guam.

Pesawat pembom H-6 Angkatan Udara PLA juga dapat menyerang pulau itu dengan rudal jelajah CJ-10 dengan jangkauan 900 mil.

Baca Juga: 5 Tips Mengelola Hipertensi di Masa Pandemi Agar Tidak Terjadi Komplikasi Fatal

Kapal perang Angkatan Laut PLA dapat menembakkan rudal jelajah YJ-18 ke pangkalan Andersen dari jarak sekitar 300 mil.

Tak satu pun dari senjata-senjata itu akan bekerja dengan sempurna dalam kondisi pertempuran.

Peluncur-peluncur mereka semua rentan terhadap serangan. Tidak jelas berapa banyak dari setiap amunisi yang dimiliki Beijing.***
(Galamedia/ Dicky Aditya)

Editor: Eggy Awang

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X