Rusia Lakukan Uji Coba Rudal Anti Satelit, AS dan Inggris Panik Bisa Picu Perang Antariksa

- 24 Juli 2020, 15:13 WIB
Aksi Rusia menguji senjata orbital memicu reaksi keras. (DailyMail) /

JURNAL PRESISI - Amerika Serikat dan Inggris tengah menyoroti langkah Kremlin Rusia yang didapati tengah melakukan uji coba senjata anti-satelit di orbit bumi.

Raksasa AS dan Inggris menganggap peluncuran rudal tersebut berpotensi menciptakan suasana intimidasi dan mengancam perdamaian luar angkasa.

Kepala Direktorat Ruang Angkasa Militer Inggris menyatakan tindakan Moskow meluncurkan senjata antariksa dari satelit Cosmos 2543 dapat mengancam satelit dalam orbit Bumi.

Baca Juga: Bukan Sepatu Bekas Loh, ini Memang Desain Converse Vintage yang Unik

Serpihan senjata Rusia tersebut dapat mengancam keberadaan satelit yang menjadi alat tempat bergantung banyak aspek penduduk Bumi.

Tembakan sendiri tidak menargetkan pesawat ruang angkasa lain dan lebih mendekati satelit Rusia. Dikutip dari DailyMail melalui Galamedia-News.com, Jumat 24 Juli 2020, AS mengatakan peluncuran senjata Rusia menjadi contoh terbaru ancaman terhadap sistem ruang angkasa AS dan sekutu yang kian nyata dan serius.

Hal tersebut menjadikan yang pertama kalinya militer Inggris dan Amerika melakukan tuduhan secara terbuka dari terhadap langkah Kremlin yang melakukan tes senjata anti-satelit di luar angkasa. Sebelumnya Rusia sudah melakukan tes skala rendah senjata di lintasan orbit tetapi tidak ada yang sebesar percobaan kemarin.

Baca Juga: Seorang Pemuda Nekat Menikam Dada Imam Masjid, Rekaman CCTV nya Viral di Media Sosial

Salah satu sumber pertahanan Inggris mengatakan, “Uji coba Rusia ini menggunakan satelit sebagai senjata antariksa. Ini langkah ke arah mengubah ruang angkasa menjadi garis pertempuran baru. Mereka telah melewati batas dengan aksi pada skala seperti ini.”

Inggris bergantung pada satelit untuk banyak bidang penting, termasuk komunikasi, navigasi perangkat satnav dan prakiraan cuaca. Sejumlah menteri sebelumnya mengatakan musuh dapat memengaruhi kemampuan layanan darurat satelit dalam memberikan respons informasi penting.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X