Jet Tempur dan Bomber China Bertebaran di Wilayah LCS Tak Lama Setelah Mengecam Aksi Militer AS

- 1 Agustus 2020, 22:39 WIB
Pesawat tempur di bawah Komando Armada Timur Angkatan Laut China bersiap mengudara dari pangkalan militer di Provinsi Zhejiang awal Juli 2020.* /ANTARA/HO-ChinaMilitary/mii/

JURNAL PRESISI - Kedatangan militer AS di wilayah Taiwan dengan dalih melakukan latihan bersama serta bertukar pengalaman kini mendapat perhatian serius dari Kementrian Pertahanan Tiongkok.

Tiongkok menganggap tindakan militer AS adalah pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip dasar hubungan internasional dan komitmen politik AS terhadap Tiongkok

Tak lama setelah mengecam tindakan AS tersebut, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) dilaporkan tengah mengerahkan sejumlah jet tempur terbarunya.

Baca Juga: Indonesia Datangkan Kapal Tempur 'Bremen Class' Buatan Jerman, Siap Tanggapi Gejolak Perairan Natuna

Juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok (MND), Kolonel Senior Ren Guoqiang mengatakan bahwa di antara pesawat tempur terbaru Tiongkok itu terdapat pesawat pengebom H-6G dan H-6J.

"Ini latihan rutin untuk membantu meningkatkan kemampuan pilot secara teknis dan taktis serta mengasah kemampuan tempur AL pada segala cuaca," ujarnya dikutip media resmi setempat, Sabtu 1 Agustus 2020.

Ren kemudian kembali menegaskan agar AS segera mengoreksi kesalahannya, menghentikan kontak militer dalam bentuk apa pun dengan Taiwan, mematuhi prinsip satu Tiongkok serta tiga komunike bersama Tiongkok-AS, dan tidak akan mengulangi aksinya di Taiwan.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran-Rakyat.com dengan judul Konflik AS dan Tiongkok di Laut China Selatan, Beijing Kerahkan Sejumlah Pesawat Tempur dan Pengebom

Ren juga menekankan bahwa Taiwan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Tiongkok.

Bahkan menurut dia, masa depan Taiwan berada pada reunifikasi nasional karena kesejahteraan masyarakat Taiwan tergantung pada peremajaan sistem nasional.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X