Lebih Takut Pada China, Filipina Kini Hindari Latihan Gabungan Dengan Militer AS di Wilayah LCS

- 5 Agustus 2020, 15:06 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte.* /AFP

JURNAL PRESISI - Amerika Serikat kini kehilangan dukungan satu negara mengenai persoalan sengketa Laut China Selatan (LCS) yakni Filipina.

Filipina lebih memilih mundur di tengah bantuan AS guna memperjuangkan hak-hak perairan negara sekitar LCS.

Rodrigo Duterte dikabarka menarik seluruh pasukan Angkatan Laut Filipina dari latihan gabungan dengan militer AS.

Baca Juga: Jokowi Akan Bagi-bagi Rp 600 Ribu per Bulan Untuk Pegawai Swasta, Netizen: Semoga Bukan Prank

Dikutip dari laman South China Morning Post melalui Pikiran-Rakyat.com, hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana.

Delfin juga menjelaskan, penarikan pasukan Angkatan Laut di Laut China Selatan atas perintah Presiden Duterte dipastikan akan dilakoni pihak militer Filipina.

"Presiden memiliki perintah tetap bahwa kita tidak boleh melibatkan diri dalam latihan angkatan laut di Laut China Selatan," katanya.

Baca Juga: Ternyata Organ Intim Manusia Bisa Kena Pilek, Cek Gejalanya

Dirinya menambahkan bahwa pelatihan hanya dapat dilaksanakan di wilayah perairan Filipina.

"kecuali di perairan nasional kita, sejauh 12 mil dari pantai kita," ujar Delfin.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X