Tragis! Bocah Pencari Keong Hilang Enam Hari, Sisa Potongan Tubuhnya Ditemukan di Dalam Perut Buaya

- 9 Agustus 2020, 20:41 WIB
Buaya besar sepanjang 4,5 meter. /

JURNAL PRESISI – Kejadiaan maas menimpa Ricky Ganya bocah berusia 14 tahun itu dilaporkan hilang saat mencari keong di pinggir sungai dan baru ditemukan jasadnya di dalam perut buaya 6 hari kemudian.

Menurut keterangan saksi, Ricky warga Tanjung Manis, Malaysia saat itu sedang mencari keong di pinggir sungai tiba – tiba buaya berukuran 5 meter melompat dari dalam air dan menyambar kaki korban dan menyeretnya ke dasar sungai.

Setelah berhasil ditangkap di dalam tubuh buaya besar itu ditemukan sisa potongan tubuh dan pakaian korban.

Baca Juga: Nah Lho! BLT Rp 600 Ribu untuk Pekerja Disebut Pengamat Rawan Manipulasi Data Laporan Gaji

Awal mula kronologi pencarian buaya pemangsa itu setelah bibi korban menyebut soal buaya yang dilihatnya di hari hilangnya Ricky, tim pencari dan penyelamat akhirnya mencari ‘tersangka’.

Petugas berhasil menangkap buaya air asin sepanjang hampir lima meter itu, lima kilometer dari dermaga dekat Ricky dilaporkan hilang.

Ricky disambar buaya pada akhir bulan lalu dan pihak keluarga akhirnya melaporkan hilangnya korban. Bibi korban mengatakan dirinya melihat si buaya menyeret keponakannya ke dalam air.

Baca Juga: Drive Band Rilis Lagu Terbaru 'New Life', Berharap Orang Selalu Bahagia Beradaptasi di Masa Pandemi

Artikel ini telah ditayangkan di Galamedia.Pikiran-rakyat.com dengan judul : Disambar Saat Mencari Keong, Enam Hari Hilang Bocah 14 Tahun Ditemukan Sudah Dalam Perut Buaya

Bocah berusia 14 tahun asal Kota Sarawak Malaysia yang sudah hilang selama 6 hari ditemukan meninggal di dalam tubuh seekor buaya /Facebook.com/@inforoadblockjpjpolis
Bocah berusia 14 tahun asal Kota Sarawak Malaysia yang sudah hilang selama 6 hari ditemukan meninggal di dalam tubuh seekor buaya /Facebook.com/@inforoadblockjpjpolis

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: Galamedia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X