Dua orang Menteri Lebanon Mundur di Tengah Krisis dan Kerusuhan Besar Pasca Ledakan

- 10 Agustus 2020, 10:54 WIB
Unjuk rasa yang terjadi di Lebanon pasca ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut. /Al Jazeera

JURNAL PRESISI - Dua orang Menteri lebanon mengundurkan diri di tengah krisis dan kerusuhan yang melanda negeri yang baru saja diguncang musibah ledakan besar itu.

Menteri Informasi Manal Abdel Samad, menyatakan mengundurkan diri pasca ledakan, kemudian Menteri Lingkungan Damianos Kattar menyusul Abdel Samad mundur dari jabatannya pada Minggu.

Keduanya beralasan jika pemerintah tidak melakukan reformasi ditengah krisis ekonomi yang telah terjadi selama berbulan – bulan.

Baca Juga: Ngeyel Tak Mau Pindah, Sebuah Rumah Disisakan Sendirian di Tengah Jalan Tol

Situasi sosial politik di Lebanon diperparah dengan adanya ledakan besar dan gelombang unjuk rasa besar besaran yang memuncak pada Sabtu 8 Agustus 2020.

Puluhan ribu orang turun ke jalan menuntut korupsi diakhiri dan pemerintahan yang buruk.
Sekitar 10.000 orang demonstran berkumpul di Lapangan Syuhada yang berujung bentrokan dengan polisi. Ini merupakan Jumlah pengunjuk rasa yang terbesar sejak Oktober.

Dilaporkan Satu polisi tewas dalam bentrokan iitu dan Palang Merah menyebutkan lebih dari 170 orang cedera.

Aksi unjuk rasa di Beirut Lebanon. (foto: Twitter.com/@Sara__Firth)**
Aksi unjuk rasa di Beirut Lebanon. (foto: Twitter.com/@Sara__Firth)**

Baca Juga: Tragis! Bocah Pencari Keong Hilang Enam Hari, Sisa Potongan Tubuhnya Ditemukan di Dalam Perut Buaya

Aksi unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan besar pada hari Minggu, kobaran api muncul di sepanjang jalan menuju gedung Parlemen ketika para demonstran berupaya mendobrak menuju ke gedung Parlemen. 

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X