Pria Berkulit Hitam 7 Kali Ditembak Polisi, Demo Besar Pecah Lagi di AS

- 26 Agustus 2020, 08:37 WIB
Aksi unjuk rasa solidaritas terhadap warga kulit hitam di Amerika Serikat.* /avilia Primaturin/Jurnal Presisi/

JURNAL PRESISIJacob Blake, pria berkulit hitam dalam keadaan sadar setelah ditembak oleh petugas polisi pada hari minggu, 23 Agustus 2020 di Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat

Sebagian tubuhnya lumpuh akibat peluru yang memotong sumsum tulang belakangnya.

Keluarga dan pengacara mengatakan bahwa mereka tidak menyadari protes telah menyebar ke seluruh negeri atas namanya.

Baca Juga: Cek Saldo! Pemerintah Transfer Uang Rp2,4 Juta untuk UMKM

Sebelumnya diketahui bahwa, penembakan Jacob Blake pada hari Minggu oleh polisi Wisconsin terjadi dengan cepat, dengan kurang dari tiga menit berlalu antara waktu petugas pertama tiba dan tembakan dilepaskan. Tembakan dilepaskan sebanyak tujuh kali. 

Para demonstran berdiri di depan gedung pengadilan yang dijaga ketat di Kenosha, Wisconsin. Demonstrasi telah mengguncang kota berpenduduk 100.000. Orang tua dan saudara Blake mengecam polisi dan memohon keadilan.

“Itu adalah percobaan pembunuhan yang tidak masuk akal," kata ayah Blake, Jacob Blake Sr.,

Baca Juga: 10 Negara dengan Bahasa Terbanyak, Indonesia Peringkat Kedua

"Mereka menembak anak saya tujuh kali, seolah dia tidak penting."

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: New York Times


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X