Penting! Inilah Ternyata Alasan Mengapa Bahrain Melakukan Perjanjian Damai dengan Israel

- 12 September 2020, 16:12 WIB
Bahrain normalkan hubungan dengan Israel. /PIXABAY/chickenonline

 

JURNAL PRESISI – Kerajaan Bahrain yang berada di Teluk Arab pada awalnya ikut mendukung perjuangan wilayah kenegaraan dan kependudukan Palestina.

Pengumuman perjanjian damai dengan Israel pada kemarin Jumat yang dimediasi oleh Amerika Serikat membuat pertanyaan alasan mengapa Bahrain berbelok acuan kepada Israel.

Pada mulanya, hubungan yang tercipta antara Bahraain dan Israel dilatarbelakangi adanya suatu ketakutan akan adanya ancaman serangan yang ditimbulkan Iran.
Namun alasan demikian untuk UEA tampaknya tidak mungkin, negara paling berpengaruh di Timur Tengah tersebut mengambil perjanjian damai dilatarbelakangi sebagai sekutu AS.

Baca Juga: Bahrain-Israel Membaik, Nasib Palestina Semakin Nahas

Kedua motif tersebut merupakan strategi yang dilancarkan AS untuk membujuk negara-negara Arab Sunni lainnya/ termasuk juga dengan Arab Saudi untuk terlibat bersama Israel.

Seperti yang diketahui bahwa Arab Saudi sebagai penganut Sunni merupakan saingat utama Iran yang notabenya penganut Syiah. Namun sejauh ini Arab Saudi masih diposisi yang sama yakni bersama Palestina.

Kesepakatan diawali ketika menejalng pemilihan AS, Trump yang berasal dari Partai
Republik menjawab tantangan Joe Biden dari partai rival yakni Partai Demokrat.

Kebijakan luar negeri yang tidak menonjol dalam kampanye pemilihan, tapi Trump tetap ingin menonjolkan dirinya sebagai pembawa perdamaian bahkan ketika dirinya mengacungkan pedang terhadap Iran. Dari sinilah muncul dukungan Trump yang Pro
terhadap Israel.

Baca Juga: ‘New Era Of Peace’ Trump Tengahi Normalisasi Hubungan Bahrain dengan Israel

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X