Lima Hari Berurut, Dolar AS Jatuh dari Yen Jepang, Ternyata ini Penyebabnya

- 19 September 2020, 10:26 WIB
Ilustrasi uang Dolar. (Ringtimes Bali) /Ringtimes Bali

JURNAL PRESISI - Pada akhir perdagangan Jumat kemarin, dolar AS kembali mengalami pelemahan terhadap bebrapa mata uang perdagangan negara lain.

Pelemahan dolar ini sudah terjadi selama lima hari berurut-urut dimana mata uang Yen justru berada di level titik tertinggi pada tujuh minggu terhadap greenback.

Ahli strategi dilansir dari Antara mengemukakan kegelisahan para investor aaat menjelang pemilihan Amerika Serikat 3 November mendatang.

Baca Juga: Resmi Debut! I-LAND Lahirkan ENHYPEN, RM BTS Ungkapkan Hal Ini Tentang Nama Grup

Para investor tersebut kemudian mencari solusi perlindungan kepada mata uang Yen Jepang sebagai save haven sebagai pertahanan akan terjangkitnya lagi guncangan ekonomi akibat kasus virus corona di wilayah Eropa.

Selain daripada itu, Amerika Serikat mengalami kemunduran dalam hal stimulus negosiasi fiskal dengan negara-negara lain.

Terlebih lagi Amerika dan Tiongkok bersitegang saat minggu pertama Agustus lalu ketika indeks dolar mencatat suatu penurunan.

Kemudian poundsterling juga ikut mengalami pelemahan setelah Inggris membahas suku bunga yang ternyata digaris negatif.

Baca Juga: Cek Nama Anda Disini! Apakah Terdaftar Sebagai 9 Juta KK yang Terima Bantuan 500 Ribu

Diumumkannya pernyataan untuk mempertimbangkan lockdown nasional episode kedua karena kasus Covid-19 Inggris bertambah dua kali lipat dari sebelumnya.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X