Kim Jong Un Surati Korsel dengan Permintaan Maaf Atas Insiden Penembakan Warga Korsel

- 25 September 2020, 17:11 WIB
Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara.* //Pixabay/ Виктория Бородинова

JURNAL PRESISI - Pemerintah Korea Utara akhirnya memberikan surat balasan terkait insiden penembakan yang dilakukan pasukan anti virus kepada seorang pria asal Korea Selatan.

Surat tersebut dikirim tepat sehari setelah pejabat Korea Selatan menyebut tentara Korea Utara menewaskan seorang warga Korea Selatan sebelum menyiram jasad dengan minyak dan membakarnya.

Melalui Departemen Front Persatuan Korea Utara, yang bertugas pada hubungan antarperbatasan. Surat tersebut ditujukan langsung kepada Kantor Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dimana dalam keterangannya, Kim Jong Un bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.

Baca Juga: Angin Segar! WHO Sebut Uji Klinis Vaksin Covid-19 Buatan China Berhasil

Dalam surat tersebut, Segenap pemerintah sekaligus pemimpin tertinggi Korut menyampaikan rasa penyesalan atas insiden tersebut dengan kata “maaf”.

Dilansir dari Antara, Suh Hoon selaku penasihat keamanaan pimpinan tertinggi Korsel menyampaikan bahwa Kim Jong Un menyesali insiden yang mengecewakan publik tersebut tak seharusnya terjadi, sehingga ia mengirim surat tersebut dengan dasar permintaan maaf.

Sementara itu, klarifikasi Korut mengenai kronologi penembakan menyebut para tentara sempat menghujani tubuh korban dengan 10 tembakan sebelum ia dinyatakan tewas.

Baca Juga: Mantan Personil F.T. ISLAND, Choi Jong-hon dan Jung Joon-Young Dijatuhi Hukuman 5 Tahun

Untuk pembakaran jasad korban, Korut menyebut bahwa tak hanya tubuh korban, melainkan alat apung yang digunakan korban turut dibakar sesuai dengan panduan pasukan anti virus negara tertutup itu.

"Para prajurit tidak dapat menemukan pelanggar batas wilayah itu dalam pencarian setelah melakukan penembakan, dan membakar alat apung sesuai langkah darurat nasional pencegahan penyakit," ujar Suh, merujuk isi surat.Seperti yang diberitakan.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X