Buntut Kekecewaan Dunia Internasional, 40 Perusahaan Prancis Kelabakan Diboikot 4 Hari Terakhir

- 30 Oktober 2020, 21:05 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron /Twitter


JURNAL PRESISI – Pemboikotan massal yang dilakukan negara-negara Islam dunia atas diterbitkannya kartun Nabi Muhammad dalam Majalah Charlie Hebdo membuat saham Prancis ditutup lebih rendah selama 4 hari berurut.

Produk-produk Prancis diboikot massal sebagai bentuk atas kecaman dari umat muslim dunia kepada Emmanuel Macron sebagai Presiden Prancis.

Pasalnya, Emmanuel mendukung ditayangkannya kembali kartun Nabi Muhammad yang diketahui sejak September lalu.

Baca Juga: Waduh Terjadi Lagi! Siswa Buruh Diri Karena Depresi Beban PJJ, KPAI Sentil Kemendikbud Begini

Majalah Charlie Hebdo menerbitkan kembali kartun Nabi Muhammad sejalan dengan persidangan 14 orang tertuduh sebagai teroris dalam serangan kantor yang menerbitkan kartun tersebut pada tahun 2015 silam.

Saham Prancis terbukti anjlok dalam kurun waktu 4 hari terakhir dimana pemboikotan oleh negara-negara Islam dilangsungkan.

Mengutip azhar.eg, untuk menghindari resiko tersendatnya bursa saham, Duta besar Prancis meminta kepada Syaikh Al-Azhar Syaikh Ahmad Thayib untuk dapat membantu keterpurukan Prancis akan gelombang pemboikotan produk Prancis.

Baca Juga: Pengumuman Lulus Tes CPNS Hari Ini, Buruan Cek Namamu di Lebih dari 50 Website in

“Kami tidak akan menerima negosiasi terkait kasus penghinaan terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan untuk Marcon harus segera meminta maaf,” balas Syaikh Al-Azhar Syaikh Ahmad Thayib dikutip pada Jumat, 30 Oktober 2020.

Melansir dari Antara, Saham Prancis mengalami kerugian 4 hari berurut sesuai Indeks CAC 40 di Bursa Efek Paris menyusut 0,03 persen atau 1,45 poin menjadi 4.569,67 poin pada perdagangan Jumat, 30 Oktober 2020.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X