Banyak yang Tidak Patuh PSBB, Kasus COVID-19 di Jawa Timur Meledak Dalam Sehari

- 22 Mei 2020, 10:20 WIB
Seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur sekarang menjadi zona merah. /Laman Kominfo Jatim

JURNAL PRESISI -  Provinsi Jawa Timur mengumumkan adanya tambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 451 orang kemarin, Kamis, 21 Mei 2020.

Pengumuman ini disampaikan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jatim sore kemarin menjelang berbuka puasa.

Pengumuman jumlah pasien COVID-19 kali ini adalah tambahan kasus terbanyak yang pernah diumumkan dalam waktu satu hari di Provinsi Jawa Timur.

"Selama ini memang tambahan pasien positif COVID-19 yang diumumkan, hari ini paling banyak," ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis sore.

Baca Juga: Kasus Corona di Jatim Meledak, Wagub Emil Dardak Minta Masyarakat Hindari Kerumunan

Tambahan kasus yang cukup signifikan ini seharusnya menjadi warning bagi masyarakat dan pemerintah Jawa Timur agar lebih serius dalam melaksanakan PSBB.

Berdasarkan data, paling banyak tambahannya adalah dari pasien dalam pengawasan (PDP), serta klaster-klaster yang sudah ada sebelumnya, seperti pabrik rokok dan pasar.

Tidak itu saja, beberapa faktor adanya kasus baru juga mempengaruhi, salah satunya mobilitas penumpang udara yang tinggi setiap harinya.

Direktur Utama RSUD dr Soetomo tersebut mengingatkan masyarakat untuk lebih berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran COVID-19.

Baca Juga: Pasien COVID-19 di Surabaya Menyentuh Angka 1000 orang, Epicentrum COVID-19 di Jawa Timur

Halaman:

Editor: Ben Sihotang

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X