Toko Vape di Surabaya Jadi Sasaran Vandalisme, Pihak Manajemen: Pemkot Harusnya Memberi Wadah

- 21 November 2020, 19:02 WIB
Salah satu pihak manajemen toko vape, Leonardo, saat dikonfirmasi soal vandalisme di tokonya /Jurnal Presisi/ M A Rahman

JURNAL PRESISI - Toko vape di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya, menjadi sasaran aksi vandalisme.

Kejadian itu viral di media sosial, lantaran lokasinya yang berada di pusat Kota Pahlawan.

Namun, pihak manajemen toko enggan melaporkan peristiwa itu ke pihak berwajib atau Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pasalnya, mereka menunggu itikad baik dari para pelaku dan ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Baca Juga: Pascadebat Publik Kedua Pilkada Surabaya, Pengamat: Semoga yang Ketiga Lebih Atraktif

"Sampai detik ini pihak manajemen belum menempuh jalur tersebut, kita ingin menyelesaikan permasalahan ini melalui jalur kekeluargaan, kita menunggu itikad baik dari para pelaku," ujar salah satu pihak manajemen toko, Leonardo, saat berbincang dengan Jurnal Presisi, Sabtu 21 November 2020.

Ia memaparkan bahwa vandalisme itu sudah diketahui sejak awal pekan ini.

"Awalnya itu pada tanggal 16 November 2020, toko sudah dicorat-coret tapi belum parah, lalu pada tanggal 19 november 2020 pagi, sebelum toko buka, keadaan toko semakin parah, rolling door dan neon box sudah dicorat-coret oleh para pelaku vandalisme," paparnya.

Pihak manajemen bersyukur, aksi tersebut tidak sampai merangsek ke dalam toko.

"Alhamdulillah barang-barang di dalam aman semua, tidak ada pembobolan. Hanya eksterior, semuanya kotor dicorat-coret (rolling door dan neon box)," ujarnya.

Halaman:

Editor: Cak Ipunk


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X