Hati-Hati! Masker Scuba Dinilai Tak Aman, Simak Penjelasan Menurut Pakar Kesehatan

- 18 September 2020, 18:45 WIB
Masker Scuba dan Buff Dilarang Digunakan. Foto Ilustrasi /tokopedia/

JURNAL PRESISI - Masker kini menjadi kebutuhan yang tidak lepas dari aktivitas sehari-hari, semenjak pandemi corona semakin mewabah. Nah, salah satu masker yang sedang banyak digandrungi oleh mayarakat, salah satunya masker scuba yang dinilai fashionable serta harga yang terjangkau. Namun, akhir-akhir ini ada yang menyatakan bahwa masker scuba tak bisa memberikan perlindungan terhadap penularan virus corona, berikut penjelasan dari sisi kesehatan.

Menurut Muhammad Fajri Adda’i selaku praktisi klinik sekaligus sebagai seorang relawan saat pandemi virus corona ini memaparkan bahwa masker scuba dibuat dari bahan yang tipis yang elastis, serta hanya memiliki satu lapis saja dalam pengaplikasiannya.

“Masker scuba itu tipis satu lapis, tidak efektif, karena bahannya neoprene, cenderung elastis. Jika ditarik pori akan membesar. Padahal kita butuh kemampuan filtrasinya.” Tutur Fajri yang dilansir sebagaimana Antara pada Jumat.

Baca Juga: Lolos Program Kartu Prakerja Tapi Insentif Tak Kunjung Cair, Simak Penjelasannya

Berdasarkan penelitian ilmiah dalam jurnal ACS Nano akhir-akhir ini, bahwasanya masker yang memiliki kemampuan untuk bisa menyaring partikel-partikel yang lebih kecil menjadi poin yang kini harus digunakan.

Bahan yang dinilai bisa menyaring partikel-partikel halus salah satunya adalah yang berbahan dari sutra, atau silk yang jumlahnya empat lapis. Kemudia bahan chiffon yang merupakan kombinasi 90% dari poliester dan 10% spandeks, selain itu yang berbahan dari flanel yang terdiri dari 65% katun, dan 35% poliester.

Masker yang sesuai poin diatas terkait dengan dapat menyaring partikel-partikel kecil seminimal mungkin memiliki tiga lapisan. Lapisan luar yang terbuat dari bahan poliester, lapisan tengah untuk menyaring dan lapisan dalam untuk menyerap. Hal ini di mungkinkan partikel-partikel kecil seperti virus corona dapat tersaring dengan baik.

Baca Juga: Pilih Transaksi Digital Selama Masa PSBB, Simak Cara Top Up ShopeePay

Fajri menyampaikan bahwa sebenarnya masker dengan bahan kain cult dua lapis saja sudah cukup untuk mmeberikan perlindungan. Jenis kain cult memiliki kerapatan 180 bernang per incinya dengan ketebalan setebal 0,5 centimeter.

“Cotton cult paling bagus untuk (menyaring) partikel besar dan lebih kecil, 180 thread per inci,” tambahnya yang tergabung dalam Junior Doctor Network Indonesia.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X