Sederet Tokoh Nasional Ucapkan Bela Sungkawa Kepada Ustad Maher, PPMK: Kami Melaporkan Novel Baswedan

- 12 Februari 2021, 18:36 WIB
Ustadz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata*/ /tiwtter.com @ustdazmaaher_/

JURNAL PRESISI - Sederet Tokoh Nasional, ikut mendoakan atas wafatnya Ustadz Maheer At - Thuwailibi. Gus Miftah malahan menggelar sholat ghoib beserta santrinya di pondok pesantren "Ora Aji" Sleman, Jateng. 

Ucapan doa kepada almarhum ustadz Maher, diposting lewat jejaring Sosial Twitter dan Instagram diposting oleh masing - masing tokoh Nasional tersebut. 

Postingan tersebut terkait dengan wafatnya Ustadz Maheer pada pukul 19:00, hari Senin, tanggal 8 Februari 2021 di Rutan Mabes Polri.

Baca Juga: Menggetarkan! Pesan Terakhir Ustadz Maher: Sakitnya Sakaratul Maut yang Dialami Manusia Melebihi Sayatan Sajam

Beberapa tokoh juga menginginkan, agar penyebab kematiannya diungkap, secara transparan oleh pihak Kepolisian. Deretan tokoh nasional tersebut antara lain: (1) Penyidik KPK, Novel Baswedan, (2) Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, (3) Anggota DPR RI Fadli Zon (4) Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu dan (5) Pimpinan Pondok Pesantren "Ora Aji" Sleman, Gus Miftah.

Novel Baswedan selain mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya ustadz Maheer. Dia juga menyoroti sikap pihak kepolisian yang cenderung, memaksakan penahanan disaat ustadz maheer dalam posisi sakit.

"Orang sakit, kenapa ditahan? Aparat jangan keterlaluanlah,apalagi dengan ustadz, ini bulan sepele lho,"tuturnya, pada akun twitternya pada Selasa, tanggal 9 Februari 2021.

Baca Juga: Mengejutkan! Ternyata Pesan Dipostingan Terakhir Ustad Maher Soal Detik - Detik Kematian, Ini Uraiannya

Setelah mengunggah Cuitannya, tanpa diduga, tiba- tiba Novel dilaporkan ke Bareskrim Polri, oleh Wakil Ketua DPP PPMK Joko Priyoski.

Halaman:

Editor: Ratri Ni'mah

Sumber: Twitter, ANTARA, Instagram


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X