Sebut Penduduk Miskin di Jakarta Bertambah 0,16 Persen, BPS: Relatif Masih Kecil

- 16 Februari 2021, 19:17 WIB
Ilustrasi kenaikan jumlah penduduk miskin /foto: pixabay / grow chart/ mohamed_hassan / 5109 images/

JURNAL PRESISI - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan bahwa persentase penduduk miskin di Jakarta bertambah 0,16 persen. 

Dengan rincian 4,53 persen per Maret 2020 menjadi 4,69 persen (496.840 jiwa) per September 2020.

"Ada kenaikan 0,16 persen, namun kenaikan ini relatif masih kecil," jelas Kepala BPS DKI Jakarta, Buyung Airlangga sebagaimana dikutip dari Antara pada Selasa, 16 Februari 2021. 

Baca Juga: Cara Ampuh Atasi Uban di Usia 20an, Cukup Campurkan Dua Bahan Ini untuk Hasil Terbaik

Buyung menjelaskan bahwa hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) BPS DKI Jakarta berhasil memetakan data jumlah penduduk miskin di Jakarta. 

Dengan rincian Jakarta Selatan sebanyak 78.210 jiwa, Jakarta Timur sebanyak 122.930 jiwa, Jakarta Pusat sebanyak 41.920 jiwa, Jakarta Barat sebanyak 110.940 jiwa, Jakarta Utara sebanyak 123.650 jiwa dan Kepulauan Seribu sebanyak 3.630 jiwa.

Menurut BPS kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan, yang diukur menurut garis kemiskinan. 

Baca Juga: Pertemuan Bilateral Indonesia-Hungaria: Menlu Retno Tanda Tangani MoU dan Bahas Soal Kudeta Myanmar

Sementara penduduk miskin dijelaskan sebagai penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Halaman:

Editor: Syifa'ul Qulub

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X