PPKM Mikro Diperpanjang, Mendagri Terbitkan Inmendagri Guna Optimalkan Posko di Tingkat Desa dan Kelurahan

- 22 Februari 2021, 08:09 WIB
Mendagri Tito Karnavian Mengeluarkan Instruksi untuk Pengendalian Covid-19 dan Implementasi PPKM Skala Mikro / Foto: Litbang Kemendagri/

JURNAL PRESISI - Muhammad Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran virus Covid-19 pada tanggal 19 Februari 2021.

Inmendagri diterbitkan oleh Mendagri untuk menindaklanjuti instruksi dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro diperpanjang dan lebih mengoptimalkan Pos Komando (Posko) Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di tingkat Desa dan Kelurahan.

Baca Juga: Dapat Izin Turnamen Prakompetisi, Ketum PSSI Apresiasi Perjuangan Menpora

Karena arahan dari Presiden tersebut, Tito akhirnya menginstruksikan kepada seluruh gubernur se-Jawa dan Bali beserta bupati/wali kota untuk mengatur PPKM yang berbasis mikro (PPKM Mikro) di wilayah masing-masing.

"Mengatur PPKM yang berbasis mikro yang selanjutnya disebut PPKM Mikro sampai dengan tingkat Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) yang berpotensi menimbulkan penularan COVID-19,” bunyi instruksi Mendagri diktum kesatu dikutip dari situs Sekretariat Kabinet.

Di dalam diktum kesatu, selain ditujukan kepada Gubernur se-Jawa/Bali juga, instruksi ini juga ditujukan kepada para bupati/wali kota dengan prioritas wilayah, yaitu di Provinsi Jawa Barat ada Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan wilayah Bandung Raya.

Baca Juga: Seedorf Ungkapkan Diskriminasi Terkait Kesempatan Pelatih Kulit Hitam Menjadi Manajer di Liga Eropa

Untuk Provinsi Banten yang termasuk adalah wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Kemudian Provinsi Jawa Tengah meliputi Semarang Raya, Banyumas Raya, Kota Surakarta, dan sekitarnya.

Halaman:

Editor: Eggy Awang

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X