14.754 KK atau 52.527 Pengungsi Akibat Banjir Karawang - Jabar, BNPB: Prioritaskan Distribusi Logistik

- 23 Februari 2021, 10:24 WIB
Kepala Satgas Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo Terpapar Corona, Staf Khusus Sebut Ketua Satgas Covid-19 Belum Sempat Lakukan Vaksinasi. /Dok. BNPB Indonesia/.*/Dok. BNPB Indonesia

JURNAL PRESISI - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Karawan sejumlah 14.754 KK atau 52.527 jiwa.

Sedangkan tercatat tinggi muka air, pada banjir di Kabupaten Karawang, hingga mencapai 260 sentimeter.

Ketua BNPB Doni Monardo akan terus mengkoordinasikan penanganan darurat bencana banjir. Hal yang utama adalah untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga: Banjir Pekalongan - Jawa Tengah Masih Sisakan 1.600 Jiwa di Lokasi Pengungsian

Sebagai prioritas adalah pendistribusian logistik siap saji. Bersamaan dengan itu adalah penanganan serta evakuasi bagi mereka yang memiliki gangguan kesehatan.

“Mohon masyarakat yang kiranya memerlukan bantuan evakuasi untuk segera mencari helipad yang relatif lebih aman agar bisa kita evakuasi dari lokasi bencana. Kemudian juga masyarakat yang lansia, ibu hamil, ini juga mungkin perlu mendapatkan prioritas untuk dilakukan langkah-langkah penanganan lebih baik lagi” tegasnya, sebagaimana dikutip dari situs resmi BNPB pada Senin, tanggal 22 Februari 2021.

Sementara ini, logistik akan dihimpun dari sekitar Lanud Halim Perdanakusuma, untuk mempercepat proses penyiapan logistik siap saji. Helikopter BNPB juga siagakan untuk mendistribusikan logistik dan makanan termasuk guna keperluan evakuasi.

Baca Juga: Banjir Pekalongan- Jateng Sisakan 1.600 Pengungsi, Wakil Bupati: 50 Persen Pengungsi Tak Taat Prokes

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang terus melakukan koordinasi dengan instansi Kementerian/Lembaga terkait termasuk melibatkan perangkat Kecamatan/Desa setempat guna percepatan penanganan banjir.

Halaman:

Editor: Ratri Ni'mah

Sumber: Twitter, BNPB


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X