TNI AU Berupaya Kurangi Risiko Banjir di Jakarta dengan Modifikasi Cuaca

- 23 Februari 2021, 18:56 WIB
Peralatan modifikasi cuaca pada pesawat CN29A /ANTARA/

JURNAL PRESISI – TNI Angkatan Udara bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi risiko banjir di DKI Jakarta.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Indan Gilang B ketika dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021, mengatakan bahwa TNI AU menerbangkan pesawat untuk melaksanakan proses penyemaian awan melalui operasi modifikasi cuaca (TMC) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

TMC dilaksanakan menggunakan pesawat CN-295 A-2901 Skuadron UDara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.

Baca Juga: Peringati Runtuhnya Kekuasaan Mantan Presiden Bouteflika, Warga Aljazair Kembali Gelar Aksi Turun Jalan

“Modifikasi cuaca ini berlagsung sejak minggu, 21 Februari 2021, hingga selasa ini. Ini sebagai upaya mengurangi risiko banjir di Jakrta,” tutur Indan.

Pada Senin, 22 Februari, TNI AU menerbangkan pesawat CN-295 A-2901 dari Skuadron udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.

Penerbangan itu di piloti oleh Kapten Pnb Riyo dan Kapten Pnb Iskandar mengangkut 8 konsul atau tabung dengan total garam berjumlah 2,4 ton.

Pada ketinggian 10.000 sampai dengan 12.000 feet pesawat CN-295 akan menabur garam di awan yang berpotensi hujan di daerah Selat Sunda, Ujung Kulon, dan Lampung Timur, sehingga hujan tidak masuk ke daerah Jabodetabek.

Baca Juga: Facebook Kembali Berpihak Dengan Australia Setelah Perubahan Undang-Undang

Melalui modifikasi cuaca ini diharapkan dapat mengurangi resiko banjir seperti yang terjadi di Jabodetabek pada awal tahun ini.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X