Pemerintah Optimis Proses Elektrisasi Bagi Masyarakat di Wilayah 3T Makin Cepat dengan Adanya Smart Grid

- 1 Maret 2021, 16:20 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif (Foto: Dokumentasi Humas Setkab) /Setkab.go.id/

JURNAL PRESISI - Pembangunan jaringan listrik pintar (smart grid) diyakini oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif akan bisa mempercepat proses elektrifikasi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar).

"Teknologi Smart Grid tidak terbatas hanya pada Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk otomasi sistem kelistrikan yang efisien di daerah 3T dengan memanfaatkan energi terbarukan setempat melalui konsep Smart Micro Grid,” ujarnya, dikutip dari situs sekretariat kabinet, pada hari minggu 28 Februari 2021.

Arifin menyatakan, dengan adanya teknologi smart grid, dapat meningkatkan partisipasi konsumen listrik dalam sistem ketenagalistrikan dengan pemasangan Smart Meter yang menggunakan konsep komunikasi dua arah.

Baca Juga: Ketua MPR RI Berharap di Masa Depan Banyak Muncul Titisan Artidjo di Bidang Hukum

"Konsumen akan berubah menjadi prosumer atau konsumen yang bisa memproduksi listrik mereka sendiri, baik menggunakan Solar Home System atau Mikrohidro,” katanya lagi.

Arifin berharap, dengan adanya pembangunan teknologi smart grid tersebut, akan meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) nasional yang sudah menyentuh angka 99,20 persen di akhir tahun 2020.

Capaian RE di tahun 2021 ini sendiri mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan di pertengahan tahun yang besarannya hanya sekitar 53 persen.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid Kenang Sosok Artidjo Sebagai Sosok yang Berintegritas

Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Indonesia antara lain dengan cara perluasan jaringan di wilayah yang sudah on-grid untuk peningkatan keandalan dan efisiensi. Sementara khusus daerah 3T, Pemerintah melakukan pendekatan off-grid untuk memperluas akses tenaga listrik di antaranya dengan Solar PV, tabung listrik (Talis), dan lainnya.

Menteri ESDM menyatakan, topografi wilayah Indonesia sendiri bukanlah merupakan suatu hambatan bagi pemerintah untuk bisa menyediakan akses listrik yang merata kepada masyarakatnya.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Setkab.go.id


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X