Ketua Dewan Pengawas KPK Desak Presiden Joko Widodo Tunjuk Kekosongon di Posisi Dewan Pengawas KPK

- 11 Maret 2021, 05:42 WIB
Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Panggabean (kanan) dan Ketua KPK Firli Bahuri mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2021). Evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi KPK dan pengawasan etik terhadap sumber daya manusia di lembaga tersebut. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa. /SIGID KURNIAWAN/ANTARA FOTO

JURNAL PRESISI - Sepeninggal Artidjo Alkostar yang berpulang pada 28 Februari 2020, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean meminta agar Presiden Joko Widodo segera menunjuk penggantinya.

Artidjo sebelumnya menjabat sebagai anggota dewan pengawas KPK.

"Tanggal 2 Maret kami sudah membuat surat tentang kekosongan anggota Dewas KPK dan diharapkan Presiden tunjuk anggota Dewas yang baru. Kami menantikan itu," kata Tumpak seperti dilansir dari Antara, 10 Maret 2021.

Baca Juga: Ketua MPR RI Berharap di Masa Depan Banyak Muncul Titisan Artidjo di Bidang Hukum

Hal ini juga didasarkan pada Undang-Undang Pasal 15 ayat 2 PP Nomor 4 tahun 2020 tentang pengangkatan anggota Dewas KPK.

Undang-undang ini mengatur bahwa jika terjadi kekosongan anggota Dewas maka Ketua Dewas KPK berkewajiban menyampaikan hal tersebut kepada Presiden selambat-lambatnya tiga hari sejak kekosongan tersebut.

Tumpak menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Maret perihal kekosongan keanggotan Dewas KPK.

Baca Juga: Wafat Mendadak, Kepergian Artidjo Alkostar Menjadi Duka Mendalam Bagi Dunia Penegakan Hukum Indonesia

 

Halaman:

Editor: Yudha

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X