Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni Apresiasi Langkah Polri dalam Proses Unlawful Killing Anggotanya

- 12 Maret 2021, 17:45 WIB
Tangkapan layar Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni sedang berswafoto dengan Kapolri baru, Listyo Sigit Prabowo /instagram.com/ahmadsahroni88

JURNAL PRESISI - Upaya serius yang dilakukan Polri dalam mengusut potensi terjadinya unlawful killing oleh aparat kepolisian dalam bentrok yang melibatkan laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 yang saat ini berada di tahap penyidik mendapat apresiasi dari Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

"Saya sangat mengapresiasi ketegasan dan keterbukaan Polri. Ini membuktikan anggapan sebagian orang kalau Polri tidak adil dan tidak peduli pada HAM adalah salah besar," kata Sahroni, seperti dilansir dari Antara, Jumat 12 Maret 2021.

Politikus Nasdem itu berjanji menjalankan fungsinya di Komisi III DPR RI, yaitu komisi yang menangani bidang hukum, HAM dan Keamanagan. Maka dalam kasus ini, dirinya berjanji untuk mengawal proses ini dan memastikan penegakan HAM yang adil. 

Baca Juga: Polri Kini Fokus Potensi Unlawful Killing Usai Tetapkan Enam Laskar FPI Tersangka Bentrok dengan Aparat

pria berusia 43 tahun ini juga meminta polri bersikap transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan dan kepercayaan publik meningkat.

"Ke depannya dalam menyelesaikan kasus tersebut, Polri harus transparan untuk menghindari polemik di masyarakat," tambahnya.

Penindakan atas kasus unlawful Killing ini respon atas gelar perkara dan ditemukan unsur pidana dalam penembakan empat anggota laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Baca Juga: Terkait Kasus Laskar FPI, Kapolri Minta Kabareskrim Segera Jalankan Rekomendasi Komnas HAM

"Hasil gelar perkara status dinaikkan jadi penyidikan dengan disangkakan terhadap tiga anggota Polri," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri Jakarta, Rabu 10 Maret 2021.

Halaman:

Editor: Yudha

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X