Menunggu Nasib Liga 1 Indonesia Pada Fase New Normal, Menpora Menyiapkan Kajian

- 26 Mei 2020, 21:15 WIB
LOGO Liga 1 2020

 

Jurnal Presisi - Pemerintah Indonesia telah memberlakukan fase new normal dalam menghadapi situasi pandemi. Dampaknya juga merambah pada kegiatan-kegiatan yang sebelumnya dilarang, sekarang bertahap akan dibuka kembali. Salah satunya adalah kompetisi Liga 1 yang nasibnya juga akan diputuskan.

Sebelumnya Ketua Umum PSSI Mochamad Irawan menyampaikan bahwa apabila status darurat nasional ini tidak dipepanjang oleh pemerintah, PSSI akan menginstruksikan PT LIB untuk dapat melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 terhitung mulai 1 Juli 2019. Hal ini dia sampaikan ketika menghentikan sementara Liga 1 dan Liga 2 beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Giliran Mantan Atlet Dan Mantan Pelatih Ikut Blak Blakan Bongkar Borok PBSI

PSSI sebagai induk organisasi sepakbola di Indonesia tengah melakukan jajak pendapat ke pihak-pihak terkait. Adapun pihak-pihak tersebut adalah Menteri Pemuda dan Olahraga, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI), dan klub. Jajak pendapat tersebut dilakukan bagaimana prosedur pelaksanaan kompetisi Liga 1 musim 2020.

Proses jajak pendapat tersebut tidak terlepas dari diperbolehkan penyelenggaraan kegiatan olahraga dengan melibatkan penonton. Hal ini termasuk dalam upaya pemulihan ekonomi dalam konfrensi pers yang dilakukan Presiden Jokowi siang ini, Selasa (26/5).

Baca Juga: Viral Foto Seksinya Saat Melayani Pasien COVID-19, Seorang Perawat Rusia Banjir Dukungan Publik

Adapun nantinya setelah melakukan jajak pendapat dengan APPI dan APSSI, PSSI akan mengumumkan tentang keberlangsungan Liga 1 pada hari Jum’at (29/5). Sampai saat ini keputusan untuk melanjutkan Liga 1, masih dirapatkan oleh exco PSSI dengan menunggu arahan Ketua Umum. Sebagaimana pernyataan yang disampaikan oleh Yunus Nusi selaku Sekjen PSSI.

Dilansir dari laman resmi PSSI.org, Menpora mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup berdampingan dengan virus corona dengan tetap produktif saat pandemi. Kegiatan olaharaga akan dimulai dengan protokol kesehatan yang diatur sangat ketat. Hal ini semata-mata untuk tetap mendukung ekonomi masyarakat yang memiliki kaitan dengan kegiatan olahraga.

Baca Juga: PSBB di Kota Surabaya berlanjut, Wakil Ketua DPRD: Apa Tidak Makin Susah Ekonomi Warga?

Halaman:

Editor: Ratri Ni'mah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X