Siapkan Modal Usaha, Ganjar Pranowo Larang Pemudik Asal Jateng Nekat Kembali Ke Jakarta

- 27 Mei 2020, 06:05 WIB
WABAH COVID-19 hantam sektor ekonomi, Ganjar Pranowo siapkan jejearing pengaman ekonomi.*

JURNAL PRESISI - Ganjar Pranowo melarang pemudik asal Jawa Tengah untuk nekat kembali Jakarta jika tidak mempunyai Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta.

Untuk memutus penyebaran virus corona semakin meluas, Ganjar meminta masyarakat Jawa Tengah untuk patuhi larangan masuk/keluar Jakarta yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta.

Dikutip dari Antara Ganjar mengingatkan pemudik untuk tidak nekat kembali ke Jakarta karena adanya larangan dari pemerintah.

"Lebih baik sekarang yang sudah telanjur mudik, tetap di daerah saja. Toh kemarin meski dilarang, anda juga bolos dan nekat. Saya ingatkan hati-hati, jangan nekat" ujarnya."Jangan ke Jakarta, 'wong' sudah dikasih tahu kok, kecuali mereka yang bekerjanya di kantoran, pasti pulangnya kemarin pakai izin," katanya, (Selasa 26/5/2020).

Baca Juga: Pemudik Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Jika Tak Punya Surat Izin, Begini Panduan Bikinnya

Ganjar bahkan menyebut kebocoran pemudik sudah terjadi cukup banyak yakni lebih dari 600.000 warga Jateng yang ada di Jabodetabek nekat mudik pada Lebaran 2020.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu balik ke Jakarta, apalagi ibu kota negara Indonesia itu merupakan salah satu episentrum penyebaran COVID-19.

"Ketika di suatu tempat terjadi wabah, janganlah kamu mendekati daerah wabah itu. Itu saja rumusnya, yang nekat, ya anda akan mendapatkan kondisi yang tidak nyaman," ujarnya.

Baca Juga: Langsung dikarantina, 5 Pemudik Asal Surabaya Tiba di Stasiun Gambir Terjaring Tak Kantongi SIKM

Ganjar meminta masyarakat yang sudah telanjur mudik untuk tetap tinggal di Jawa Tengah karena sudah disiapkan program pemberdayaan bagi masyarakat terdampak pandemi COVID-19.

"Mereka yang tidak bisa bekerja akan diberikan pelatihan, modal usaha hingga pemasaran sesuai potensi masing-masing," katanya.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X