New Normal Calon Penumpang Pesawat Harus Tiba di Bandara Empat Jam Sebelum Terbang

- 1 Juni 2020, 21:36 WIB
Calon penumpang mengantre sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/5/2020). Sebanyak 1486 penumpang berizin dengan 23 penerbangan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta dengan dokumen syarat terbang dan surat keterangan bebas COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/aww.

JURNAL PRESISI - Menghadapi penerapan kebijakan New Normal para calon penumpang pesawat dihimbau agar tiba dibandara hingga empat jam sebelum jadwal terbang. 

Himbauan ini terkait akan dilakukan pemerikasaan dokumen dan penerapan protokol kesehatan di Bandara.

Mekanisme baru tersebut akan resmi berlaku pada 7 Juni 2020 saat pelarangan mudik berakhir sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 116 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Permenhub Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Baca Juga: Warga Luar DKI yang Datang dengan Pesawat Tak Perlu Tunjukkan SIKM di Bandara

“Saat ini kami memang mengimbau calon penumpang untuk datang ke bandara tiga sampai empat jam sebelum penerbangan karena ada mekanisme pemeriksaan atau screening,” kata DIrektur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin kepada wartawan di Jakarta, Senin(1/6) dilansir dari Antara.

Para calon penumpang harus melewati sejumlah titik pemeriksaan, yakni pertama adalah verifikasi dokumen dan kedua adalah pemeriksaan kesehatan.

Untuk memastikan keabsahan dokumen ada dua hal, dari pihak yang menerbitkan dan memverifikasinya. “Dua hal ini harus terpenuhi. Diverifikasi oleh pihak yang berkompeten untuk memvalidasi. Kalau dua-duanya dijalankan dengan benar pasti absah,” ujarnya.

Baca Juga: Hamil Anak Pertama, Zaskia Gotik Menangis Terharu!

Awaluddin mengatakan pihaknya tengah melakukan simulasi proses prapenerbangan tersebut dengan maskapai agar penyesuaian normal baru ini berjalan dengan lancar.

Namun, pihaknya akan mempercepat proses melalui digitalisasi sehingga kepastian seseorang dapat terbang atau tidak bisa diketahui dengan cepat dan waktu yang digunakan lebih efektif.

“Karena konsepnya menggunakan konsep baru pembatasan dan pengendalian, ada metode screening dan pemeriksaan yang hal ini bisa disolusikan dengan cepat dan efektif melalui digitalisasi,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X