10 Pedagang di Purbalingga Terciduk Razia Tak Pakai Masker, Langsung Dikarantina

- 2 Juni 2020, 09:14 WIB
Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji saat razia masker. /ANTARA

JURNAL PRESISI - Untuk menekan dan mencegah penyebaran virus corona ditengah masyarakat pemerintah Kabupaten Purbalingga telah membuat aturan tentang kewajiban masyarakat menggunakan masker.

Aturan itu tertuang dalam (Perbup) Nomor 56 Tahun 2020 tentang Penggunaan Masker dan Gelang Identitas dalam Pencegahan Penyebarluasan Covid-19 di Kabupaten Purbalingga.
Dalam razia penegakan aturan tersebut yang didapati 10 warga tidak memakai masker.

Mereka semua langsung digiring ke tempat karantina untuk menjalani isolasi selama 24 jam.
Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com warga yang tertangkap basah tidak mermakai masker itu mengaku terburu – buru.

Baca Juga: Oknum Polisi Ngamuk, Tak Terima Ditegur Polisi Karena Tidak Memakai Masker Di Jalan Raya

Warga yang terjaring rtazia dan harus menginap di lokasi karantina, sebanyak 6 orang tersebut berasal dari luar kabupaten Purbalingga sebanyak 4 orang bukan warga setempat,. Mereka adalah warga Banyumas, Cilacap dan Kebumen.

Seorang pedagang ayam, Mujiono mengaku tidak mengenakan maskernya karena habis belanja dan memasak.

"Ngga pake masker karena terburu buru," katanya.

Salah satu yang terpaksa menginap di rumah karantina gedung Korpri Ari Mujiono (37) warga Kalimanah Wetan mengaku tidak memakai masker karena terburu-buru harus mengantar ayam dagangannya.

“Saya lupa tidak pakai masker, terburu-buru karena ada yang ngambil (beli) ayam saya di pasar hewan. Nginap semalam ya gak pa pa si,” ungkapnya polos.

Baca Juga: Indonesia Bangga, Baju APD Karya Anak Bangsa Lolos Uji ISO 16604 Class 3 dan Berstandar WHO

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X