Cek Fakta: Kabar Presiden Jokowi Menghapus TAP MPRS Tentang Larangan Ajaran Komunisme

- 2 Juni 2020, 12:41 WIB
Pada Selasa pagi ini (26/5), Presiden Jokowi mengunjungi Stasiun MRT Bundaran HI Jakarta /HUMAS SETKAB

JURNAL PRESISI – Beredar kabar yang menyebutkan Presiden Joko Widodo telah menghapus larangan ajaran komunisme yang dimuat dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (TAP MPRS) Nomor XXV yang diterbitkan pada tahun 1966.

Lebih lengkapnya, narasi yang beredar dalam tangkapan layar yang diunggah oleh pemilik akun Facebook Samelya Melly.

“Belakangan ini beredar Soeharto dituduh PKI oleh PKI. Pertanyannya adalah mengapa rezim Jokowi menghapus TAP MPR No 66?,” tulisnya

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Putuskan Tidak Berangkatkan Jamaah Haji Tahun 2020, 1441 Hijriah

Dikutip dari Hoax Crisis Center Jawa Barat menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

Aturan yang disahkan dalam TAP MPRS tahun 1996 itu telah mengategorikan PKI sebagai organisasi terlarang di tanah air termasuk seluruh wilayahnya tanpa terkecuali.

Sebelumnya artikel telah tayang di bekasi.pikiran-rakyat.com dengan judul "Jokowi Dikabarkan Hapus TAP MPRS tentang Larangan Ajaran Komunisme, Simak Faktanya"

Segala bentuk kegiatan untuk mengembangkan ideologi komunisme pun resmi dilarang di Indonesia.

Baca Juga: Arti DOT 3 dan DOT 4 pada Minyak Rem, Bisakah Keduanya Dicampur?

Halaman:

Editor: Eggy Awang

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi, Hoax Crisis Center Jabar


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X