Haji 2020 Dibatalkan, Bagaimana Nasib Jamaah yang Sudah Membayar Lunas

- 3 Juni 2020, 09:08 WIB
TERCATAT lebih dari 166.000 jemaah haji reguler sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).*

JURNAL PRESISI - Dengan diputuskannya pembatalan jamaah Haji 2020/1441 H melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) 494 tahun 2020 otomatis tahun ini tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan melaksanakan ibadah Haji baik yang mengunakan kuota visa reguler pemerintah maupun visa mujamalah (undangan langsung Arab Saudi).

Masyarakat masih bertanya bagaimana nasib jamaah Haji yang sudah terdaftar untuk pemberangkatan tahun ini dan sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

Dilansir dari Antara Menteri Agama menerangkan bahwa yang telah membayar lunas Bipih tahun ini akan dijadwalkan berangkat Haji pada 1442 Hijriah/tahun 2021.

Baca Juga: Menteri Agama : Pembatalan Jamaah Haji Juga Pernah Terjadi di Masa Lalu

"Setoran pelunasan BPIH yang dibayarkan akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)," kata Menag dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut Menag mengatakan nilai manfaat dari setoran pelunasan itu juga akan diberikan oleh BPKH kepada jamaah paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama penyelenggaraan haji 1442 Hijriah/2021.

"Setoran pelunasan Bipih juga dapat diminta kembali oleh jamaah haji," lanjut Menag.

Artikel ini telah ditayangkan di Antaranews.com dengan judul : Menag: Jamaah telah lunasi Bipih akan berhaji pada 2021

Baca Juga: Polisi : Tidak Ditemukan Indikasi Dwi Sasono Pengedar

Bersamaan dengan terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 Hijriah/2020, Petugas Haji Daerah (PHD) pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dinyatakan batal.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Terkini

X