Begini Prosedur Refund Setoran Biaya Pelunasan Haji 2020 yang Batal

- 3 Juni 2020, 15:10 WIB
Haji tahun ini dibatalkan dan setoran Bipih bisa diurus. / haji.kemenag.go.id

JURNAL PRESISI - Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 494/2020 Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M.

Menurut Menteri Agama bahwa jamaah yang batal berangkat tahun ini akan diberangkatkan haji pada tahun 2021/1441.

Sesuai KMA tersebut juga dinyatakan jika jemaah yang telah melunasi Bipih tahun ini, dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih.

Dilansir dari Antara Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, Rabu (03/06), menjelaskan jamaah yang sudah melunasi biaya haji bisa mengajukan permohonan tertulis pengembalian dana ke Kanwil Kementerian Agama di daerah masing – masing.

Baca Juga: Lion Air Hentikan Layanan Terbang, Evaluasi Besar Pada Kelengkapan Dokumen Penumpang

Prosedur Permohonan pengembalian dana pelunasan biaya haji harus melampirkan dokumen asli bukti pelunasan setoran Bipih, buku tabungan asli yang masih aktif atas nama calon haji beserta fotokopinya, identitas diri beserta fotokopi identitas diri, serta nomor kontak yang dapat dihubungi.

"Permohonan jamaah tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan divalidasi, jika dokumen dinyatakan lengkap dan sah, Kasi Haji akan memproses pembatalan," Katanya

“Proses penanganan permohonan pengembalian dana pelunasan biaya haji berlangsung sembilan hari,” tambahnya

Baca Juga: Peneliti Ungkap Paparan Cahaya Gadget di Malam Hari Dapat Memicu Stress

Ia mengatakan calon haji yang menarik kembali setoran dana pelunasan biaya haji tahun 2020 tidak akan dikeluarkan dari antrean pelayanan haji.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X