Masa Sulit Warga Arab Saudi Saat Pembatalan Haji 2020

- 4 Juni 2020, 08:57 WIB
ILUSTRASI Ka'bah di Mekkah, tujuan ibadah haji dan umrah.* / PIXABAY

JURNAL PRESISI - Ibadah haji 2020 direncanakan berlangsung mulai akhir Juli ini.

Tahun lalu 2,5 juta orang menunaikan ibadah haji, tetapi tahun ini dipastikan jumlahnya menurun signifikan akibat belum berakhirnya COVID-19.

Sebelumnya pada 1 April lalu Arab Saudi telah meminta umat Islam untuk menunggu sampai ada kejelasan lebih lanjut tentang pandemi sebelum berencana untuk menghadiri ibadah haji tahun 2020.

Baca Juga: Produsen 'Face Shield' Asal Madiun, Berawal dari Coba-Coba Hingga Beromzet Jutaan Rupiah

Arab Saudi telah menangguhkan umrah sepanjang tahun akibat kekhawatiran virus corona menyebar ke kota-kota haji di negara itu.

Jumlah kasus corona di Arab Saudi sendiri saat ini masih tinggi. Dilansir laman Al Arabiya awal pekan ini, terdapat tambahan 1.881 kasus infeksi baru pada 1 Juni 2020 lalu sehingga total menjadi 87.142 kasus.

Sebelumnya artikel telah tayang di pikiran-rakyat.com dengan judul "Arab Saudi Alami Masa Sulit Jika Kehilangan Pendapatan dari Penyelenggaraan Haji"

Sementara 1.864 pasien telah dinyatakan sembuh dari jumlah total 64.306 pasien. Sementara jumlah kematian mencapai 525 kasus.

Meskipun pandemi belum berakhir, sejak Minggu 31 Mei 2020 lalu, Arab Saudi telah melonggarkan pembatasan.

Baca Juga: Tips Lolos Jalur SBMPTN UPN Jatim 2020, Pilih 10 Jurusan Ini

Halaman:

Editor: Eggy Awang

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X