Dirut Garuda Keluhkan Harga Tes PCR, Doni Monardo Berikan Tanggapan

- 4 Juni 2020, 21:59 WIB
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menjadi narasumber diskusi bertema Semangat Baru Garuda di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat 24 Januari 2020. Diskusi tersebut membahas langkah-langkah kedepan komisaris dan direksi baru dalam membenahi Garuda Indonesia.

JURNAL PRESISI -  Bertambahnya administrasi dan pelbagai mekanisme protokol kesehatan terhadap penumpang pesawat udara saat ini turut andil dalam menurunnya penumpang pesawat udara.

Pendapatan maskapai di banyak negara dikabarkan memang menurun pasca mewabahnya COVID-19.

Di Indonesia sendiri, banyak maskapai melakukan penghematan besar-besaran imbas dari pandemi COVID-19.

Hal ini juga berdampak pada maskapai milik negara, Garuda Indonesia (GIA).

Baca Juga: Keren! Perempuan Cantik Ini Advokasi Pemilahan Sampah Mulai dari Rumah

Beberapa waktu lalu Direktur GIA, Irfan Setiaputra mengaku jika tes PCR sebagai salah satu syarat mendapatkan ijin terbang sangat membebani calon penumpang pesawat udara.

Irfan mengeluhkan tes PCR dinilai lebih mahal ketimbang dengan harga tiket pesawat.

Perihal hal tersebut, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga ketua BNPB Doni Monardo buka suara dan memberikan tanggapannya.

Dilansir Antara, Kamis 4 Juni 2020, ia mengatakan bahwa akan ada standardisasi soal harga tes PCR.

"Tadi Bapak Presiden juga menegaskan pentingnya standardisasi harga bagi mereka yang akan melaksanakan bepergian dan wajib untuk tes PCR," kata Doni Monardo.

Halaman:

Editor: Ben Sihotang

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X