Dampak Pandemi Guncang Ekonomi Masyarakat Luas, Sri Mulyani: Krisis Kali Ini Sangat Berbeda

- 30 Juni 2020, 16:16 WIB
Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati Doc Kemenkeu

JURNAL PRESISI - Dampak pandemi Covid-19 menyeret hampir seluruh sektor publik dan swasta pada krisis ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah harus lebih berperan dalam masa-masa ketidakpastian masa pandemi ini.

Untuk mengatasi krisis ekonomi akibat pandemi, Pemerintah telah menyiagakan stimulus fiskal hingga Rp695,2 triliun dan memperlebar defisit anggaran hingga 6,34 persen PDB.

Baca Juga: Spoiler dan Jadwal Rilis Manga Boruto 48: Kepribadian Kashin Koji Akan Terungkap

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, "Krisis kali ini berbeda sekali karena kita harus melindungi manusia dan perekonomiannya sekaligus. Untuk membendung penyebaran virus, kita harus membatasi pergerakan manusia."

Dirinya menjelaskan krisis ini berbeda dengan 1998 dan 2008 karena merupakan guncangan besar yang tidak pernah dialami negara-negara manapun di era modern.

Pandemi Covid-19 juga telah memukul perekonomian masyarakat secara luas termasuk rumah tangga dan pelaku usaha, terutama UMKM.

Baca Juga: Bukan Tentang Pajak Sepeda, Kemenhub Siapkan Aturan ini

Oleh karena itu pemerintah merumuskan kebijakan untuk dua hingga tiga langkah ke depan dengan mengarahkan stimulus itu untuk perlindungan sosial serta dukungan bagi UMKM.

UMKM mendapatkan restrukturisasi kredit serta subsidi bunga dan kemudahan untuk mendapatkan kredit modal kerja baik melalui penempatan dana murah pada perbankan maupun penjaminan kredit.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X