Wapres : Pemerintah Siapkan Rp 2,6 T Untuk Penanganan COVID-19 di Pesantren

- 9 Juli 2020, 12:39 WIB
Wapres KH. Ma'ruf Amin Didamping Menag saat kunjungan kerja ke Pesantren Assobariyyah Sukabumi /Jurnal Presisi/(humas Kemenag)

JURNAL PRESISI – Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,6 T untuk lembaga pendidikan Islam khususnya yang berbasis asrama seperti Pesantren, Madrasah Diniyah, Lembaga Pendidikan Al Quran dan lainnya.

Bantuan ini diberikan untuk mendukung penanganan COVID-19 seiring dengan rencana Pesantren yang ingin membuka kembali proses belajar mengajar.

Di sela kunjungan kerja ke Pesantren Assobariyah, Kota Sukabumi, Rabu 08 Juli 2020 Wapres KH. Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah berkeyakinan bahwa model sekolah berasrama seperti Pesantren dianggap relatif lebih aman dari penyebaran Covid-19 apabila sejak awal masuknya diterapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Aktivitas Sekolah akan Dahulukan Siswa SMP dan SMA karena dinilai Lebih Paham Protokol Covid-19

"Pesantren jangan sampai menjadi pusat penularan Covid 19. Pemerintah memiliki perhatian ke pesantren, diniyah dan pendidikan Al Quran. Pemerintah menyediakan dana 2,6T," ujar Wapres seperti dikutip dari Humas Kemenag.

Adapun besaran dana bantuan yang akan diberikan bervariasi sesuai dengan kebutuhannya dalam menciptakan lingkungan bebas COVID-19.

"Pesantren akan mendapat bantuan operasional, ada yang 50, 40, dan 25 juta, sesuai kriteria pesantren" lanjutnya.

Baca Juga: Protes Masyarakat Tentang Sistem Zonasi, #MendikbudSalahUrus Jadi Cara Lucu Kritisi Kebijakan

Selanjutnya proses pelaksanaan bantuan ini akan dibahas secata khusus dengan menteri terkait seperti Menko PMK, Menteri Keuangan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri PUPR dan pejabat lainnya.

Menurut Wapres, Indonesia saat ini sedang berada di era new normal menuju masyarakat yang produktif dan aman covid. Karenanya, pesantren juga harus dipersiapkan agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dan aman Covid. ***

Halaman:

Editor: Zaini Rahman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X