Nadiem Makarim Dikritik Oleh Pengamat, Dinilai Tidak Cocok Menjabat Menteri

- 9 Juli 2020, 14:25 WIB
Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim /

JURNAL PRESISI -  Amburadulnya proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di berbagai daerah menimbulkan kritikan tajam bagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat ini, Nadiem Makarim.

Nadiem dikritik lantaran dinilai tak mampu mengentaskan permasalahan ini oleh para pengamat dan praktisi pendidikan.

Selain itu, menurut pengamat sekaligus Guru Besar Fisipol Universitas Gadjah Mada, Wahyudi Kumorotomo, Nadiem belum mampu menjawab tantangan dari Presiden Joko Widodo lewat program-program nyata yang bisa menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia.

Baca Juga: Tiongkok 'Bersih-Bersih' Dunia Maya, Sejumlah Platform dan Konten Pornografi Dihapus

Visi Nawacita yang diusung Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) tampaknya belum bisa diwujudkan dalam program nyata oleh Mendikbud Nadiem Makarim.

Lanjut Wahyudi, Nadiem juga dinilai tidak betul-betul menguasai peta persoalan pendidikan di Indonesia.

Sehingga, menurut Wahyudi, jabatan menteri dinilai terlalu tinggi, pantasnya Nadiem lebih cocok untuk menjadi salah satu dirjen dalam Kementerian Pendidikan terlebih dahulu.

Misalnya, menjadi dirjen yang membuat inovasi bidang teknologi pendidikan.

Baca Juga: Sampaikan Sinyal Kebangkrutan, Dirut Garuda Ungkap Tidak Bisa Berikan Diskon Lagi

"Nadiem agaknya lebih cocok menjadi salah satu dirjen dalam Kementerian Pendidikan yang dapat membuat inovasi di bidang teknologi pendidikan," ujar Wahyudi Kumorotomo dalam diskusi zoom dan live youtube Pustakapedia, Selasa 7 Juli 2020.

Halaman:

Editor: Ben Sihotang

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X